Ageratum conyoides, Obat Herbal Alami, Pestisida Alami, Herbisida Alami, Insektisida Alami, Fungisida Alami, dan Nematosida Alami

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

pita-putihTak banyak tumbuhan yang mempunyai multi manfaat seperti Ageratum conyoides ini. Tidak hanya sebagai obat herbal alami saja, namun juga berfungsi sebagai fungisida, insektisida, pestisida, maupun herbisida alami. Dan nama yang didapatkan, yakni Bandotan atau Goatweed karena bau yang dikeluarkannya mirip bau kambing.

Sebagai obat herbal, daun Berokan memiliki kemampuan tinggi sebagai obat anti inflamasi untuk menghentikan pendarahan dan mengobati luka-luka, lecet, memar, terbakar maupun gatal-gatal. Bahkan di Tapanuli juga digunakan untuk luka membusuk dan berulat. Caranya sangat mudah. 2 3 helai daun Bandotan|Babandotan diremas-remas sampai berair dan kemudian diteteskan ke kulit yang bermasalah. Atau beberapa lembar daun segar (± 5 gr) ditumbuk atau dihaluskan, dicampur dengan minyak goreng atau kapur yang sudah diinapkan (enjet – Jawa), kemudian dioleskan pada luka.

Selain untuk luka, daun juga dapat digunakan sebagai pencuci mata, obat sakit perut, dan sakit gigi. Akarnya bermanfaat untuk menurunkan demam dan batuk. Seluruh bagian tumbuhan digunakan sebagai obat asma, kolik, demam, flu, diare, rematik, kejang-kejang, bahkan kista, atau sebagai tonik saja.

bandotSebagai inseksitisida, kandungan 12-6-metil asam heptadecenoicnya yang disemprotkan pada tanaman anggrek mampu mengurangi jumlah tungau. Perlakuan ini dilakukan setiap dua hari sekali hingga hama tungau benar-benar habis. Dapat juga digunakan sebagai insektisida pada belalang. Ekstrak kloroformnya beracun bagi larva Artemia salina. Daun Wedusan yang diekstrak dengan metanol pada konsentrasi 1% beracun terhadap serangga. Tepung daunnya yang dicampur dengan tepung terigu menghambat pertumbuhan larva nyamuk, hama pascapanen (Sitophilus sp. dan Callosobruchus sp.), nematoda (Meloidogyne incognita) dan sebagainya.

Sebagai fungisida, ekstrak metanol dari daun dan akar menghambat pertumbuhan bakteri S. pyogenes. Flavones yang dikeluarkan oleh Rumput Tahi Ayam dapat digunakan untuk mengendalikan patogen jamur sebagai fungisida alami.

pada-suatu-koloniSebagai herbisida alami, secara alamiah minyak atsiri atau kandungan kimiawi yang dilepaskannya mampu menghambat pertumbuhan bahkan membunuh (bila konsentrasinya tinggi) tanaman lain atau yang disebut dengan allelopati. Karena itu tak mengherankan apabila Rumput Kambing Berok ini mampu mendominasi suatu area atau koloni.

Sayangnya populasi Tampua atau Sibaubau kian lama kian menurun. Sekarang hanya menghuni pada area-area yang belum tersentuh perlakuan pertanian. Padahal dahulu Chick Weed tumbuh hampir di segala tempat. Namun karena dianggap sebagai pengacau dan bukan tumbuhan yang bernilai ekonomis, petani sesegera mungkin menyingkirkan babandotan jauh-jauh dari area budidaya. Meski mudah berkembang biak dan tumbuh pada hampir segala kondisi dan area seperti pekarangan rumah, tepi jalan, ladang, tanggul, saluran air, persawahan, perkebunan, dan area bersemak belukar namun tumbuhan ini masih mudah dimusnahkan dengan pembabatan maupun pencabutan. Maka tak mengherankan apabila beberapa blog melaporkan tumbuhan ini sudah mulai sulit untuk dijumpai.

7Batangnya yang besar namun agak lunak sedikit berkayu membuat petani mudah untuk menariknya, apalagi akarnya juga tidak begitu menghujam tanah membuat Jukut Bau ini juga mudah dicabut.

Penurunan populasi dari Billygoat Weed ini patut disayangkan ya, karena potensinya sebagai tanaman multi guna sangatlah besar, terutama bagi petani sehingga mampu menekan biaya bercocok tanam atau obat-obatan.

Selain berkembang biak dengan biji, vegetatifnya secara stek batang atau batang merunduk.

Bunga Daun Tombak sebenarnya cantik, hanya sayangnya karena belum memiliki nilai ekonomis, maka tak banyak yang berminat menjadikannya sebagai tanaman hias. Padahal di luar negeri Dus Wedusan sudah didomestikasi sebagai tanaman hias, bahkan ada jenis-jenis hibridnya.

pada-suatu-koloniDibalik nilai plusnya, Whiteweed juga memiliki nilai minusnya, yakni menjadi tumbuhan inang bagi Platigaster oryzae yang merupakan parasitoid hama ganjur yang menyerang padi, dan inang virus Ruga tabaci yang menyerang tembakau. Jadi Bandotan dapat dimanfaatkan sebagai tanaman sela untuk menolak atau mengendalikan hama pada tanaman budidaya selain padi dan tembakau.

Dan meski mengandung kandungan kimiawi yang tidak bersahabat dengan serangga, beberapa jenis kupu-kupu berikut nyantai-nyantai aja hingga pada daunnya.

Kemiripan Spesies

Plik-plok (Ageratum houstonianum)

 


Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s