Serial Aku Cinta Anggrek Indonesia: Dendrobium x superbiens, Anggrek Dendrobium Hibrid Alami Setengah Keriting yang Familiar

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh


satu-kuntumMeski bukan berasal dari Jawa, namun di Kediri anggrek ini sangat familiar dan banyak ditanam di rumah-rumah penduduk, bersaing ketat dengan Phalaenospsis pulcherrima varian pink/ungu pucat sebagai anggrek budidaya terpopuler yang ditanam oleh penduduk Kediri dan sekitarnya. Untuk dalam waktu yang la saya pun akan dapat menikmati kecantikan anggrek ini hingga berbulan-bulan, karena mekarnya tidak serempak (berbarengan) atau tidak tergantung pada bulan-bulan tertentu. Meski bukan spesies asli, namun anggrek ini cocok direkomendasikan untuk hobiis pemula, karena mudahnya dirawat, tahan kering dan panas maupun cuaca ekstrim, dan juga tahan penyakit. Dapat diletakkan pada setengah ternaung atau bahkan terbuka yang terpapar sinar matahari. Pada tempat yang terkena panas langsung, anggrek lebih hidup subur, berbunga banyak, dan tahan serangan hama/penyakit.

2-dendro-hybrid-x-superbiens-phal-doritis-menyatu

2-dendro-hybrid-x-superbiens-phal-doritis-mekar berbarengan

Saking gampangnya dipelihara, siapapun bisa menanamnya. Atau dengan kata lain dengan pengetahuan yang pas-pasan akan anggrek, siapa saja dapat menanamnya. Ditempel pada pohon, cantik. Ditanam pada pot, oke, atau pada media tanam lainnya, ayo aja. Cukup disiram saja. Tak dipupuk juga tak masalah. Malahan dicuekin pun dia pun tak ogah-ogahan mempersembahkan bunganya yang cantik.

ternaungSebenarnya anggrek ini sudah beberapa kali saya singgung pada artikel-artikel lalu, namun waktu itu saya tidak tahu namanya. Dan alhamdulillah, dari blog Ade’s Orchid (thanks a lot 4U), saya tahu identitas dari anggrek yang tak ruwet dipelihara ini. Selain rajin, bunganya yang sangat banyak merupakan salah satu dari berbagai kelebihan dari dendrobium hibrida alamiah ini. Plus gampangnya bertunas (berkeiki), serta tak memerlukan shading net yang harganya juga cukup merogoh kantong. Mekarnya pun lama. Kelebihan-kelebihan yang dimilikinya itu bertambah lengkap dengan daya tahannya yang tinggi terhadap hama dan penyakit. Jenis hama maupun penyakitnya mungkin sama saja dengan yang menyerang anggrek-anggrek lainnya, bedanya anggrek ini sangat kuat terhadap guserangannya. Nama anggrek yang plus-plus ini adalah Dendrobium x superbiens – letter x memang harus ditulis yang artinya adalah bunga hibrid alami –. Kedua induknya adalah Dendrobium bigibbum dengan Dendrobium discolor. Persilangan yang terjadi secara alamiah tersebut memiliki kelebihan-kelebihan yang lebih dibanding hibrid rekayasa. Asal anggrek dari Papua, sama dengan habitat kedua indukannya.

pada-tangkaiBunganya cantik sekaligus unik yang merupakan keunggulannya. Perpaduan warna ungu dan putih yang mana konsentrasi warnanya sesuai varietasnya. Memang bunga memiliki banyak variasi dalam hal warna dan petal. Selain warna gradasi, ada anggrek yang dominan warna ungu dan ada juga yang seimbang dengan warna putihnya. Petal juga ada yang lebih panjang dan ada yang lebih melintir. Atau ada yang lebih lebar atau sempit. Ada yang mengatakan perbedaan variasi tersebut berasal dari indukannya yang memang kaya akan gen-gen variasi.

Tangkai-tangkai bunga / spike muncul dari ketiak-ketiak daun dan ujung batang semu dan lebih cantik bila dirimbunkan atau tidak dipisah rumpunnya. Dengan tampilan seperti itu bunga-bunga akan terlihat lebih kompak. Dengan rimbunan, batang-batang juga dapat saling bergantian mengeluarkan bunganya, sehingga kecantikannya dapat kita nikmati lebih lama.

merimbun

Kalau shob membaca post saya tentang Dendrobium phalaenopsis, inilah salah satu alasan saya untuk mengikuti pendapat yang memisahkan antara Dendrobium phalaenopsis dengan Dendrobium bigibbum. Alasan saya, sangat jarang sekali blog yang menulis Dendrobium phalaenopsis sebagai indukan dari anggrek hibrid alami ini. Selain itu kalau Dendrobium phalaenopsis memang endemik Pulau Larat, maka prosentase terjadinya silangan alamiah itu akan makin kecil.

Agar batangnya berproduksi maksimum, keiki-keiki yang tumbuh pada batang harus segera dipisahkan supaya batang tak keburu kering dan mati.

merimbun-di-kepanasan

Dendrobium x superbiens termasuk salah satu anggrek Indonesia yang sudah mendunia dan diperdagangkan di mana-mana. Kita bangga ataukah sedih? Mari kita bekerja keras untuk mengeksplor Dendro ini dengan menghadirkan hibrid-hibrid baru dan melarang perdagangan ke luar negara.

Aku Cinta Anggrek Indonesia!!!

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s