Serial Aku Cinta Anggrek Indonesia: Phalaenopsis pulcherrima, Anggrek Bulan Kecil yang Sangat Cantik

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Aku Cinta Anggrek Indonesia!!!

close-upTernyata varian dari Anggrek Bulan Kecil ini (untuk selanjutnya kita sebut Doritis saja ya biar mudah karena saya juga belum menemukan nama Indonesianya), sangat banyak. Tampilan bunganya juga berbeda-beda meski namanya sama, yakni Doritis pulcherrima atau yang sekarang bernama Phalaenopsis pulcherrima. Ada var. chumpornensis (petal kuning), var. buyssoniana, var. coerulea, var. peloric (pink dan ungu), form alba, var. aquinii, f. albiflora, dan var. rubra. Selain beda warna petal dan sepalnya, varian-varian tersebut juga memiliki labellum yang berbeda-beda, baik bentuk, warna maupun coraknya.

Habitat tumbuhnya tersebar di Asia Tenggara, India, dan China. Untuk Indonesia, anggrek berada di Sumatera dan Kalimantan. Bunga yang biasa saya jumpai ada dua yakni yang berwarna ungu pucat seperti artikel ini dan satunya berwarna ungu sedikit tua. Nama variannya saya tidak tahu. Untuk gambar-gambar variannya, sebagian dapat diintip pada blog Doritis pulcherrima by (Lianfu) Wang.

Sedangkan nama sinonimnya antara lain: Doritis pulcherrima, Phalaenopsis esmeralda, Phalaenopsis antennifera, dan Phalaenopsis mastersii. Meski nama Phalaenopsis pulcherrima sudah ada sejak lama, namun baru-baru ini saja digunakan sebagai nama binomialnya. Itu artinya anggrek ini sudah menjadi member dari genus Phalaenopsis. Memang secara garis besar Doritis memiliki karakter yang sama dengan Phalaenopsis.

 foto-0170

Pulcherrima berarti sangat cantik, dari asal kata pulcher atau pulchra. Di dunia internasional dikenal dengan nama The Beautiful Phalaenopsis. Bunganya memang sangat cantik dan memiliki tampilan sedikit berbeda dengan mayoritas bunga Anggrek Bulan. Lama mekar paling sedikit 2 minggu. Perbedaan yang dapat kita lihat di antara keduanya ada pada jumlah pollinianya. Herbanya juga berukuran lebih kecil. Ciri khas dari Anggrek Bulan Doritis adalah labellum/lipsnya yang berbentuk tombak/lembing yang merupakan asal kata dari dory/dorites. Kalau saya melihatnya sih seperti sekop.

Daunnya terdapat semburat keunguan, apalagi bila mendapatkan sinar matahari yang banyak. Pada sisi bawah daun, warna semburat tersebut lebih kentara. Karenanya anggrek ini lebih toleran terhadap sinar matahari. Biasanya ukurannya juga lebih kecil dibanding daun Anggrek Bulan dengan pinggir daun agak mencuat ke atas, berlawanan dengan daun Anggrek Bulan umumnya yang tepinya melengkung ke bawah. Namun keadaan yang seperti ini sifatnya relatif, namun secara garis besar memang begitu perbedaannya.

foto-0172Ada yang mengatakan kebanyakan Anggrek Bulan Doritis merupakan anggrek terestrial. Oleh karenanya saya pun mencoba satu batang semu ditanam pada pot dengan media tanah. Yang lainnya tetap saya perlakuan seperti anggrek epifit, ditempel pada kayu atau ditempatkan pada keranjang plastik dengan media sabut kelapa. Dan di kebun saya tak ada paranet sama sekali. Menurut pengalaman saya, kayaknya anggrek ini sangat sulit untuk beradaptasi. Ataukah mungkin juga karena pengetahuan saya yang sangat minim atau karena anggreknya yang memang masih terlalu kecil (anakan)? Ada juga yang curhat kalau anggreknya gampang sekali rimbun, namun pelit berbunga.

Banyak yang menanam anggrek Doritis dengan dua variasi warna ini di area sekitar rumah saya hingga radius 10 km. Ada yang menempelkannya pada pohon. Ada juga yang ditanam dalam pot. Ada yang berada di area terpapar matahari langsung, dan ada juga yang terlindung. Semuanya nampak rimbun dan berbunga. Mungkin perbedaannya dalam jumlah kuntum bunga yang mekar ya …

foto-0176

Catatan:

  • Anggrek-anggrek koleksi saya berada di dataran rendah yang panas dan tanpa paranet

  • Tidak dipupuk, kecuali dari air cucian beras (itupun kadangkala), atau dari daun teh yang sudah dipakai atau air rendaman dedaunan atau berasal dari udara atau pupuk alami lainnya yang tidak beli

  • Perawatan sebisa mungkin very very simple dan tak mengikuti aturan yang ada di blog-blog anggrek

  • Media atau apapun yang berkaitan dengan anggrek berasal dari barang-barang bekas atau tak terpakai atau sudah ada sebelumnya

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s