Wedelia trilobata, Seruni Jalar dengan Banyak Kembaran

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

close-upGenus Wedelia mempunyai tampilan yang serupa, mulai bunga, batang, daun, dan akarnya. Perbedaan antara jenis satu dengan lainnya sangatlah samar, sehingga sangat susah diidentifikasi. Walaupun begitu kita masih dapat melihat perbedaannya dari tipe daun, habitat, besar kecilnya bunga, jumlah helai petalnya, plus gradasi warnanya. Kalau hanya mencocokkan pada gambar yang ada di internet tentu saja kita akan kesulitan untuk mengidentifikasi Wedelia spesies apa. Tentunya pengamatan dengan teliti antara gambar dan realitas di lapangan mutlak diperlukan. Karena kesamarannya tersebut, banyak juga informasi yang saling tertukar atau tidak jelas, Wedelia spesies manakah yang dimaksud. Oleh karena itu, saya tak begitu banyak menulis tentang salah satu dari Seruni Jalar ini.

Seperti mayoritas anggota familia Asteraceae lainnya, bunga Wedelia yang berbentuk seruni-jalar-1cawan dan termasuk bunga majemuk (dalam satu kuntum terdiri dari banyak bunga berukuran kecil-kecil yang masing-masing mempunyai putik dan benang sari) itu terdiri atas dua tipe bunga, yakni bunga pita (flos ligulatus), bunga yang terdapat di sepanjang tepi cawan dengan mahkota berbentuk pita (serupa cakram). Bunga ini ada yang mandul dan ada juga yang tidak (mengalami penyerbukan dan menghasilkan biji seperti pada bunga Zinnia). Pada bunga Wedelia jumlahnya 8 – 20 helai yang berwarna kuning. Tipe bunga kedua adalah bunga tabung (flos disc), bunga berbentuk tabung yang berada di atas cawan|wadah. Pada Wedelia jumlahnya antara 20 – 30.

Wedelia biasa tumbuh liar pada area perkebunan, sawah, ladang, pinggir sungai atau saluran air lainnya, hutan sekunder, kebun atau tanah kosong, baik pada area terbuka maupun terlindung. Satu syaratnya, tanahnya harus selalu dalam keadaan basah. Yang berhabitat pantai dapat dijumpai pada pantai bagian belakang, sepanjang aliran pasang surut, dan batas hutan bakau.

Meski sudah banyak yang menanamnya sebagai tanaman hias penutup tanah, namun tidak begitu populer pada kota-kota kecil dan pedesaan. Di daerah ini, Wedelia dianggap sebagai tanaman pengganggu yang harus disingkirkan. Atau biasanya dibiarkan saja tumbuh meliar pada area-area yang bukan lahan budidaya. Meskipun gulma, namun kalau tumbuh pada area yang tepat, Wedelia juga bermanfaat mencegah erosi|pengikisan tanah dan menahan penguapan air tanah.

Perbanyakan secara generatif dengan bijinya atau vegetatif alami dengan merunduk, yakni batang yang menyentuh tanah akan tumbuh akar dan menjadi individu baru. Cara vegetatif buatan adalah dengan stek batang. Agar tampilannya rapi, batangnya harus sesering mungkin dipotong, karena tunas-tunasnya tumbuh tak beraturan ke segala arah.

Wedelia trilobata

habitusSalah satu jenis Wedelia yang tumbuh pada area terbuka maupun teduh, namun tanahnya harus basah. Pada tempat yang terbuka bunganya memang lebih banyak. Namun saat saya amati pada spot-spot tumbuhnya, di tempat yang ternaung bunganya lebih besar dan lebih cantik. Dan saya juga lebih banyak menjumpainya pada tempat-tempat ternaung dan basah seperti di pinggiran sungai.

guSebelumnya Wedelia trilobata ber-Id Sphagneticola trilobata. Di Indonesia dikenal dengan nama Seruni Jalar/Lalangkapan/Tusuk Konde. Creeping Daisy atau Creeping Oxeye adalah nama internasionalnya. Agar tidak tertukar informasinya, untuk selanjutnya saya akan menghindari nama Tusuk Konde, Seruni Jalar, Lalangkapan, Creeping Daisy, dan Creeping Oxeye karena nama-nama tersebut juga digunakan untuk menyebut jenis Wedelia lainnya. Karena itu juga saya mengabaikan blog-blog yang informasinya tidak jelas atau saya tidak mampu menganalisanya. Untuk penamaan saya akan menyebutnya dengan nama IDnya atau Seruni Trilobata.

Habitus terna|herba tak berkayu, menjalar menutupi tanah seperti karpet hijau bermotif bunga kuning. Karenanya terkenal digunakan sebagai ground cover plant. Hanya saja untuk itu kebutuhan air dan kebasahan tanah harus dijaga.

Batang hijau terang berambut halus menutupi seluruh bagian batang.

gu2

Tipe bunga majemuk (komposit) kecil-kecil berkelompok dalam suatu tabung cakram berjumlah 20 – 30 dan petal serupa pita ada 8 – 12 helai (berdasarkan pengamatan terhadap bunga yang tumbuh di pot dan juga di alam liar) yang berwarna kuning cerah dengan panjang ± 1 cm per helainya. Keduanya mampu berkembang biak dengan generatif menghasilkan biji karena masing-masing mempunyai putik dan benang sari. Perpaduan keduanya serupa bunga Matahari. Namun saya cenderung mengatakan lebih menyerupai bunga Kenikir Sayur karena bentuk kelopak bunganya hampir serupa. Lama mekar minimal 3 hari (kalau nggak salah ngitung bisa sampai 7 hari). Satu gagang bunga yang panjangnya 3 – 7 cm hanya menyangga 1 kuntum bunga saja.

Daun berhadapan berbentuk bulat telur/lonjong memanjang berujung runcing, permukaan atas dan bawah kasar, tepi bergerigi tajam. Daun terbawah (daun yang sudah tua) berbelah tiga mirip tombak bermata tiga. Saya duga asal nama trilobata adalah dari sini. Selain itu helai petalnya juga terbagi tiga oleh dua guratan memanjang mulai dari pangkal petal hingga ujungnya.

^%^ Manfaat Herbal ^%^

Tidak saya bahas, karena ragu-ragu jenis Wedelia mana yang dimaksud.

^%^ Level Domestikasi ^%^

Mudah, sangat mudah malah. Tinggal memotong batangnya di tengah-tengah antar buku-buku|ruas-ruas batang, tancapkan pada media dan letakkan pada area yang tepat. Asal media terjaga tetap basah, Seruni Trilobata akan tumbuh subur dan tinggal menunggu saja masa berbunganya.

^%^ Pengendalian ^%^

  • Mencabut atau mencangkulnya.
  • Bila menggunakan herbisida, menutupi tanaman non target dengan kantong plastik atau lembaran plastik, karena herbisida juga berdampak pada tumbuhan yang terkena zat racunnya.

^%^ BPG’s Nomenclature ^%^

Terna atau liana = tumbuhan semak yang tingginya (bukan panjangnya) di bawah 1 meter dan batangnya tidak berkayu

Herbaceous: batang yang lunak dan basah

Serratus : bergerigi (tepi daun)

Pinnatilobus: berlekuk menyirip

Obovate / obovatus: bulat telur sungsang

Ovatus: oval/lonjong

Acutus: runcing
Anthodium: bentuk cawan

Actinomorf: banyak simetri

Polypetalus: mahkota bunga tidak saling berlekatan

Pedunculus: tangkai bunga

bunga-komposit-benang-sari-dan-putikWassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s