Ludwigia hyssopifolia, Bunga Kuning Cantik Musuh Padi

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

bungaYa, Lakum Air (Malaysia) memang menyukai tipe tanah seperti yang disenangi Padi (Oryza sativa), yakni basah dan subur, karena itu Willow Herb menjadi tanaman pengganggu utama. Maka para petani harus rajin-rajin mengontrol keberadaannya sebagai tindakan pencegahan. Selain pada area persawahan, shob dapat menjumpai Hyssop Leaved Water Primrose berbunga kuning mungil nan cantik ini pada tempat-tempat yang basah hingga tergenang seperti persawahan, rawa-rawa, atau pinggir sungai. Selain Padi, salah satu jenis dari Familia Onagraceae (Evening Primrose) ini juga menjadi gulma penting (Hosts/Species Affected) pada tanaman Tembakau (Nicotiana tabacum), dan Kapas (Gossypium sp.). Juga mengganggu tanaman budidaya lainnya seperti Cereals: Jagung (Zea mays) dan Sorghum (Sorghum bicolor), Kelapa, Coklat (Theobroma cacao), Karet (Ficus elastica), Tebu|Sugarcane(Saccharum officinarum), Nanas, dan Talas (Colocasia esculenta|Taro), meski levelnya lebih rendah. Keberadaan atau tumbuhnya di bawah atau di sela-sela tanaman bersemak atau budidaya tersebut.

Genus Ludwigia memang hidup pada lahan berbasah, bahkan sebagiannya merupakan aquatic plant, favorit para aquascaper karena mudah didapatkan, variasi banyak, tampilan cantik, mudah tumbuh dan berkembang biak, dan yang utama harga terjangkau kantong. Jussiaea hyssopifolia adalah salah satunya. Meski bukan tumbuhan air murni, namun setelah diadaptasikan, Jussiaea linifolia berbunga kuning ini mampu hidup di bawah air.

Persebaran Narrow Leaved Malayan Willow Herb telah mencapai tiga benua, yakni Afrika (Senegal hingga Danau Chad, Sudan, Zaire, Kepulauan Cape Verde dan Sao Tome; Asia Tenggara dan Hong Kong; Australia, dan negara-negara di Pasifik seperti Kepulauan Caroline, Guam, Fiji (Viti Levu), Samoa dan Kepulauan Christmas. Jussiaea micrantha menjadi tumbuhan gulma dan invasif pada wilayah-wilayah tersebut. Bahkan Jussiaea weddellii telah menjadi pendatang baru di Spanyol, suatu negeri yang tidak berhubungan dengan flora tipe tropik. Rupanya bijinya diduga terbawa pada serat kelapa yang digunakan sebagai media tanaman budidaya di sana.

Dari beberapa catatan, beberapa genus dan spesies menjadi nama sinonim dari Anggerman ini. Selain nama-nama sinonim yang telah disebutkan di atas, juga memiliki nama sinonim seperti Jussiaea fissendocarpa, Ludwigia linifolia dan Ludwigia micrantha. Namun ada juga yang mementahkan genus Ludwigia sebagai nama sinonim. Alasannya, kedua spesies tersebut memiliki ciri-ciri yang terang sehingga mudah dibedakan dengan jenis Ludwigia lainnya. Itu artinya Ludwigia linifolia dan Ludwigia micrantha adalah spesies tersendiri. Saya setuju dengan pendapat ini. Untuk itu, saya pun tak menggunakan kedua nama Ludwigia sebagai sinonim untuk Ludwigia hyssopifolia. ‘Water Primrose’ memang merupakan merk tersendiri dari Ludwigia sp.

 

>> Bunga

Petal warna kuning terang dan kadang putih pudar hingga kuning jingga, ukuran kecil antara 2 – 4 mm saja panjangnya. Sepal hijau bersilangan seperti huruf X atau +. Bunga tumbuh soliter pada satu tangkai. Meskipun sangat jarang, ada bunga yang memiliki 5 petal.

>> Habitus

Cacdean termasuk tanaman air dengan batang tidak berkayu (herb), tegak atau semi, batang bercabang, bersegi empat dengan warna hijau dan keunguan, tinggi tak sampai semeter, meski ada catatan mampu tumbuh hingga 3 m.

>> Daun

Letak daun-daunnya berselang-seling, elips atau lembing atau lanset berujung runcing, panjang dapat mencapai 10 cm, lebar 1 – 2 cm. Gagangnya sekitar 5 mm panjangnya.

>> Natural Enemies dan Control

Tak banyak blog yang menginformasikan pengendalian tumbuhan Linear Leaf Water Primrose ini. Biasanya petani atau pekebun menyemprotnya dengan herbisida. Ada juga yang memakai agen biocontrol, namun informasinya tak lengkap. Yang mampu saya catat adalah virus Alternanthera Yellow Vein dan Begomo. Pada kenyataannya di lapangan, saya seringkali menjumpai bahwa tumbuhan Kayu Ragi riskan terhadap hama dan penyakit. Para aquascaper tahu pasti akan hal ini. Daun atau tunas yang menyembul melewati permukaan air, biasanya mudah bolong-bolong digerogoti serangga dan juga serangan penyakit daun. Beberapa yang dapat saya abadikan seperti ini:

 

>> Kelebihan

Seedbox telah diuji sebagai tanaman penyerap logam berat pada tanah budidaya, namun tidak begitu efektif untuk menyerap arsenik, borium, dan timah. Sayangnya keberadaan Jinaleh (Malaysia) juga menimbulkan kerugian antara lain dapat merusak tanaman inang, membawa kerugian pada pertanian dan ekonomi petani.

Ekstrak Lombokan bermanfaat sebagai anti-tumor dan anti-bakterial dengan level sedang karena mengandung piperine alkaloid. Manjur sebagai obat anti diare. Namun hingga kini belum diketahui juga nilai ekonomisnya.

Meligai juga menjadi inang Coccinella arquata yang merupakan pemangsa wereng coklat. Karena itu dibalik kerugiannya bersaing memperebutkan zat-zat hara dengan Padi, di sisi lain juga bermanfaat mengendalikan serangan Wereng Coklat.

>> Level Invasif

Tinggi, karena range hidup Inai Pasir (Malaysia) luas, cepat tumbuh dan berkembang biak (total biji yang diproduksi mencapai 75.000 (ada yang menulis 250.000) per tumbuhan, dapat hidup hingga 3½ tahun.

>> Note

Nama ID menjadi judul artikel

Nama yang dicetak miring adalah nama sinonim, Indonesia, asing (Inggris), dan Latin.

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s