Neurothemis fluctuans, Capung Sayap Merah yang Alergi Keramaian

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

capmer1Ordo Odonata (Capung-capungan) terdiri atas Capung (Dragonflies) dan Capung Jarum (Damselflies). Di Indonesia keduanya jamak disebut dengan Kinjeng, Semprang, Tetek iyek, Coblang, Papatong, Pepatung, Sipatung, Sisiur, dan nama-nama daerah lainnya.

Dari ± 7.000 spesies yang telah terindetifikasi, kedua kelompok capung-capungan ini terbagi lagi menjadi tiga subordo yakni Anisopteramemiliki 8 famili – , Zygopteraterdiri atas 17 famili – , dan Anisozygopteradari 11 famili kini hanya tinggal 1 famili saja, karena 10 famili telah punah –.

Odonata sendiri artinya rahang bergigi. Pada ujung labum (bibir bawah) terdapat tonjolan-tonjolan (spina) tajam menyerupai gigi. Capung (Dragonflies) atau sub ordo Anisoptera memiliki ciri-ciri tubuh lebih gemuk, kepala cenderung membulat (tidak memanjang), sayap belakang (hind wings) lebih lebar dibanding sayap atasnya, saat hinggap sayap direntangkan, terbangnya juga cepat. Sedangkan Damselflies (Capung Jarum) atau sub-ordo Zygoptera abdomennya ramping mirip jarum dengan sayap-sayap tertutup di kala hinggap.

Kedua tipe Capung ini semuanya menjadi sahabat petani karena menjadi predator hama tanaman budidaya seperti hama padi, jagung, kacang-kacangan, teh, kopi, kakao, dan lain-lain. Pada area budidaya yang terdapat capung, populasi hama akan menjadi terkendali dan petani pun dapat menghemat biaya produksi sebagai ganti ongkos insektisida. Apalagi Capung adalah serangga yang rakus, memakan segala jenis serangga. Selama masih ada makanan, Capung tak akan pernah berhenti makan. Beberapa contoh hama yang dilahap oleh Capung: Nilaparvata lugens, Orseolia orizae, Scotinophora sp., Leptocorisa sp. (Walang Sangit), Ostrinia sp., Helicoverpa sp., Melanogromiza sp., Oxya sp.(Belalang Daun Hijau), dan lain-lain.

Capung The Red Grasshawk atau Common Parasol atau Grasshawk Dragonfly atau Red Dragonfly bersama-sama dengan saudara-saudaranya yang sebagiannya berpenampilan saling mirip bergabung dalam genus Neurothemis familia Libellulidae subordo Anisoptera. Walaupun sangat mirip, namun capung merah Neurothemis fluctuans memiliki ciri-ciri yang masih relatif mudah dibedakan, yakni pada sayap bawahnya gabungan warna merah dan bening. Warna transparan membentuk suatu pola yang dimulai dari ujung sayap kemudian melandai menyempit hingga setengah panjang sayap.

jantanJantan berwarna merah kecoklatan. Ukuran body 30 – 34 mm dan panjang sayap belakang (hind wings) 22 – 25 mm. Pada pangkal abdomennya (yang berlaku pada capung jantan seluruh anggota ordo Odonata) terdapat tonjolan mirip pengait yang fungsinya untuk mengait capung betina saat terjadi perkawinan.

Capung betina berwarna coklat muda atau coklat kekuningan. Bila sudah tua berubah keabu-abuan dengan cincin-cincin hitam yang tampak nyata pada abdomennya. Sayap seluruhnya transparan atau semburat coklat pucat|coklat kekuningan. Bagian transparannya lebih besar dibandingkan sayap transparan pada jantan. Ujung abdomennya (yang berlaku pada capung betina seluruh anggota ordo Odonata) terdapat tonjolan mirip huruf u atau n, tergantung kita melihatnya dari arah depan ataukah dari arah belakang.

Pterostigma-nya atau garis persegi (ada yang menyebutnya tambalan) pada sisi atas sayapnya berwarna merah. Pada capung jantan yang belum dewasa tambalannya berwarna kuning sawo pucat hingga cenderung coklat kekuningan.  

Capung ini tersebar luas di wilayah Asia tropis, seperti Malaysia dan Indonesia. Di Indonesia selain Jawa, ditemukan juga di Kalimantan (daerah lainnya saya belum tahu, karena belum download).

Habitatnya tidak terlalu jauh-jauh dari kolam-kolam (tambak), saluran air, rawa, dan sawah-sawah padi yang masih tergenang.

jantan-mudaCapung ini bukanlah jenis capung pemalu. Dapat didekati (di close up) hingga jarak di bawah 10 cm. Asalkan kita tidak mengejutkannya, capung ini akan tenang-tenang saja. Namun, meski mudah didekati, capung ini tidak suka akan keramaian. Saat kawin, akan menjadi masa yang sangat sensitif terhadap gangguan sekecil apapun.

Dijadikan perangko di Malaysia.  

Kemiripan Spesies

Dunno Skimmer (Neurothemis fulvia), Neurothemis stigmatizans (habitatnya di Papua (endemik?)), Neurothemis-ramburii-ramburii.

di-kebun

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s