Cara Cerdas Memilih Anggrek Golden Shower (Onchidium goldiana) dan Tips Memeliharanya

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

tak-banyak1Di luar Dendrobium, kabarnya anggrek Onchidium sp. cocok bagi pemula. Yang paling sering saya jumpai dan juga saya miliki adalah Golden Shower, salah satu Onchidium hibrid. Selama dua tahun intens dengan tanaman hias, memang bener kalau Onchidium, tepatnya Golden Shower cocok bagi pemula. Perawatannya mudah, super mudah malah. Tanpa pemupukan yang berarti, hanya disiram saja, minimal tiga hari sekali, anggrek sudah mampu hidup dengan subur. Untuk yang bercuaca panas atau dataran rendah, sekali siraman itu lebih baik, walau anggrek mampu bertahan tidak disiram dalam jangka waktu lama.

Keunggulan Anggrek hibrid Golden Shower adalah warna kuningnya yang ngejreng itu. Warna yang jarang dipunyai oleh anggrek lainnya. Namun meski cantik, banyak pemula yang patang arang dibuatnya karena sudah nunggu bertahun-tahun si anggrek kok belum nongol-nongol juga bunganya. Apanya yang salah ya? Kuncinya hanya pada penempatan medianya saja. Gimana caranya? Baca terus ya …

Saya tulis dahulu cara cerdas memilih (atau membeli) anggrek Golden Shower yang bagus bagi pemula ya? Untuk memilih anggrek yang bagus memang ada ciri-cirinya dan itu sudah banyak yang nulisnya. Umumnya anggrek yang bagus itu adalah yang sehat dan tidak berpenyakit, dan lain-lain dan bla-bla-bla. Untuk Golden Shower, selain sehat yang paling penting diperhatikan adalah:

++ Bulb ++

Pilih yang memiliki bulb (batang bengkak) yang tampak segar, mulus atau permukaan rata dengan warna hijau cerah. Kalau ada yang tampak gemuk (memanjang dan melebar), itu malah bagus karena prosentase menghasilkan bunga yang banyak sangat besar. Bila bulb berukuran kecil dan kurus, bunga yang dihasilkan hanya sekitar 10 kuntum saja. Semakin gemuk bulb, jumlah kuntum yang dihasilkan pun juga kian banyak.

Jangan pilih:

  • Bulb kering atau kurus (kemungkinan sudah tua, atau sudah pernah berbunga, atau kurang gizi)
  • Bulb sudah berkerut atau berkeriput atau tampak seperti garis timbul atau bergelombang meski samar (sudah tua dan pernah berbunga)
  • Bulb berwarna coklat (sudah tua)
  • Bulb bergelombang seperti bentuk alun gelombang (sudah pernah berbunga)
  • Bulb membusuk
  • Bulb sudah nampak, padahal anggrek masih berukuran kecil, itu artinya anggrek tidak dalam kondisi normal (bisa jadi kurang gizi atau kurang cahaya atau kondisi lingkungan tidak cocok)

Bila bulb berwarna kuning namun permukaannya mulus itu tandanya anggrek terlalu banyak tertimpa sinar matahari. Selama kondisinya sehat saja, tidak apa-apa dipilih.

Bila anggrek belum nampak bulb, berarti anggrek tersebut masih masa fase anakan atau masih berusia muda.

 

bulb-sehat

bulb sehat namun tidak gemuk

ramping

tangkai ramping dengan ukuran bulb medium, jumlah kuntum sekitar 25 – 35

gemuk

Tangkai gemuk, bisa banyak kuntum dan bercabang-cabang

++ Jumlah Daun ++

Jumlah daun mutlak diperhatikan. Bila daun ada 3 pasang berarti anggrek tersebut normal. Terkadang daun awal yang akhirnya menjadi seludang daun juga ada yang masih terlihat. Ok wae.

Jangan pilih:

  • Daun hanya sepasang yang letaknya di ujung bulb, itu artinya anggrek tidak akan berbunga atau mungkin sudah tua
  • Pada lipatan daun terdapat potongan atau gagang bunga (masa berbunga sudah lewat)

 

Syarat Bunga Mekar

tembus-100

Kuntum bunga Oncidium varicosum sangat banyak, gagang bunganya pun bercabang banyak

Untuk membuatnya berbunga, penempatan atau lokasi tanam yang tepat itulah kuncinya. Golden Shower butuh sinar matahari langsung selama beberapa jam. Sinar pagi lebih baik. Intensitas kebutuhan sinarnya relatif, tergantung lokasi dan kondisinya. Saya yang tinggal di Kediri bagian dataran rendahnya, anggrek terkena sinar antara pukul 8.00 hingga 11.15 WIB, tanpa paranet. Selama kurang lebih 3 jam tersebut anggrek sudah berwarna kekuning-kuningan. Namun karena saya tidak mungkin memindahkan ke tempat yang agak teduh lagi, saya pun membiarkannya seperti itu. Apalagi anggrek juga sehat-sehat saja dan tidak terbakar.

Bagaimana cara manual dan termudah untuk mendeteksi kebutuhan sinar terhadap anggrek? Mungkin cara ini akan sedikit beresiko ya. Letakkan anggrek pada tempat yang tercahaya langsung. Ukur berapa lama intensitasnya. Amati apakah anggrek berubah kekuningan atau tetap berwarna hijau. Bila daunnya berubah menjadi coklat seperti terbakar atau bisa juga kekuningan, segera pindahkan ke tempat yang agak teduh atau kurangi intensitasnya. Begitu seterusnya hingga didapatkan lokasi dan intensitas yang pas. Sebagai catatan, hindari anggrek terkena cahaya antara pukul 11.00 – 14.00 yakni pada saat panas-panasnya. Namun bila memang tidak memungkinkan untuk dipindah-pindah atau memakai cara-cara lainnya, mungkin indukannya tidak akan tahan terhadap perlakuan dan kondisi seperti itu, namun anakannya yang kelak akan beradaptasi terhadap lokasi dan kondisi yang seperti itu.

Cara ini juga berlaku untuk seluruh anggrek. Bila kita tidak tahu bagaimana karakter anggrek terhadap cahaya, dapat dilakukan cara di atas. Untuk anggrek bertipe teduh seperti Anggrek Bulan, tak akan membutuhkan waktu lama untuk daunnya terbakar. Untuk anggrek bertipe panas, seperti Dendrobium, daun terbakar biasanya karena anggrek terlalu lama terpapar. Beberapa jenis memang sangat tahan terhadap sinar matahari yang menyengat, seperti Dendrobium Ungu Keriting.

tembus-50

Oncidium hybrid “Sweet Sugar”(?) mampu tembus 50 kuntum

 

teduh

Saat diletakkan pada tempat yang teduh seperti ini, bunga males keluar, padahal anggrek sudah dewasa

Catatan:

Untuk cara-cara menanam dalam pot atau pohon atau pohon palsu dapat dilihat pada tips-tips yang telah lalu.

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s