Cosmos caudatus, Kenikir Sayur yang Edible dan Anti Kanker Payudara

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Satu lagi tanaman yang bernama Rondo, yakni Cosmos caudatus yang mana orang Sunda menyebutnya Randa Midang, artinya janda tampil. Dikenal juga sebagai Kenikir Sayur atau Ulam Raja atau Daun Artemisinin (pada ranah penelitian ilmiah). Meski sudah dibudidayakan, baik sebagai tanaman sayuran maupun hias sebagai border lane umpanya, namun namanya tetap saja Wild Cosmos. Meski begitu, kita masih dapat menjumpainya di alam liar. Biasanya di tepi-tepi jalan atau area persawahan.

Daun dan pucuknya yang masih muda memang enak dijadikan urapan atau ulam/lalapan dengan bumbu pecel atau dimakan mentahan. Kalau di Jawa Timur juga biasa juga disiram dengan sayur Tumpang. Mungkin kita masih bisa membelinya di pasar-pasar. Baunya memang khas dan tajam, namun aromanya segar. Apalagi minyak atsiri tersebut bermanfaat sebagai penetralisir bau badan. Bila ditambahkan daun Kemangi, khasiatnya akan semakin terasa. Namun jangan sampai salah tanaman, karena di internet banyak informasi yang tidak tepat. Ada yang tertukar dengan Cosmos atau Kenikir jenis lain. Karena itu kita harus mencermati lebih lanjut, Kenikir manakah yang edible serta bermanfaat herbal itu. Jangan salah spesiesnya, ntar penyakitnya malah bertambah parah karena salah tanaman dan resep. Karena edible dan manfaat herbalnya tersebut, Kenikir Sayur lebih populer di Asia Tenggara dibanding tanah asalnya, Mexico dan Brasil.

=^= Kemiripan Nama =^=

Bila membicarakan Kenikir, ada tiga spesies yang bernama sama, yakni Kenikir Sayur (Cosmos caudatus), Kenikir Hias/Yellow Cosmos (Cosmos bipinnatus) maupun Orange Cosmos (Cosmos sulphureus) dan Kenikir Marigold|Tahi Kotok (Tagetes erecta). Ketiganya termasuk familia Asteraceae yang banyak diterjemahkan sebagai suku kenikir-kenikiran. Maka dari itu kita harus teliti dahulu informasinya, Kenikir yang manakah yang dimaksud. Untuk Marigold, masih lebih mudah kita membedakannya. Daunnya kalau kita remas berbau tidak enak, berbeda dengan daun Cosmos yang tajam namun terasa segar.

Marigold Tagetes erecta

Marigold Tagetes erecta

Orange Cosmos sulphureus

Orange Cosmos sulphureus

Yellow Cosmos bipinnatus

Yellow Cosmos bipinnatus

=^= Kemiripan Spesies =^=

daun1Selain perbedaan bunganya, tampilan Kenikir Sayur sangat mirip dengan spesies Cosmos lainnya. Termudah memang melihat bentuk bunganya. Namun bagaimana membedakan bila tanamannya masih muda? Yuk … kita coba lihat satu persatu ciri-ciri khas dari Kenikir Sayur ini, siapa tahu kita akan menemukan penyebabnya mengapa Cosmos yang satu ini bisa dimakan, sedangkan Cosmos lainnya tidak.

1. Termasuk tanaman herba hingga perdu (tak berkayu hingga setengah berkayu), batang pipa (tengahnya bolong), tinggi di bawah 1,5 meter (umumnya hanya 1 m), tumbuh tegak dengan banyak cabang.

2. Batang kecil (tidak sebesar batang Cosmos jenis lain), warna hijau, bentuk persegi empat tak simetris dari pangkal hingga ujungnya. Ada warna merah atau keunguan pada pusat percabangannya yang menyebar hingga puluhan cm pada cabang-cabangnya. Terkadang ranting-rantingnya serta tangkai daun juga berwarna kemerahan.

3. Batang tidak nampak berambut. Kalau pun ada mungkin sangat jarang atau sangat halus, hingga tak nampak mata.

4. Bau sangat tajam|menyengat bila kita remas daun atau gagangnya, namun terasa segar atau masih dapat diterima oleh alat penciuman kita. Dibanding Cosmos lainnya, bau Kenikir Sayur lebih tajam. Ada yang mengatakan seperti bau damar.

5. Daun majemuk menjari dengan anak daun yang panjang-panjang bentuk lanset dengan tepi rata. Ada yang terbelah lima, empat, tiga, dan dua berwarna hijau, sesuai dengan usia daun dan juga kondisi lingkungan tumbuhnya. Daun yang masih muda sudah nampak jelas belahannya atau bagiannya atau sobekannya atau siripannya. Berbeda dengan Cosmos sulphureus, daun yang masih muda belum terbelah.daun

6. Variasi bentuk anak daun ada dua, lanset ramping dan lanset agak lebar pada tengahnya. Cosmos lainnya juga mempunyai bentuk anak daun lanset yang agak melebar pada tengahnya. Jadi amati dengan teliti.

7. Bunga majemuk dengan dua variasi yakni bunga, yakni merah keunguan tua (purple reddish) dan pucat (pinkly) untuk bunga pita (cakram)nya. Sedangkan bunga tabung yang letaknya di tengah-tengah itu, semua Cosmos memiliki warna dan bentuk yang sama. Dimana pun kedua variasi Kenikir Sayur ini tumbuh, baik pada keteduhan maupun terbuka, warnanya tidak berubah, hanya saja pada tempat yang agak teduh warna pucatnya lebih kentara, sedangkan pada area terbuka warnanya lebih tajam.

Itulah beberapa ciri yang dapat kita jadikan patokan untuk membedakannya dengan Cosmos lainnya.

Dari Botanical Survival by Enal D’ dactylon dituliskan ada beberapa syarat atau ciri-ciri bungatumbuhan non jamur yang dapat dimakan. Pengetahuan ini diperoleh dari berbagai penelitian, pengalaman, dan kebiasaan masyarakat. Pada belakang syarat saya tambahkan pendapat saya mengenai Kenikir Sayur ini.

a. Bagian yang dikonsumsi adalah daun yang masih muda atau bagian pucuk. Ya, hampir semua jenis sayuran yang dimakan adalah daun muda atau pucuknya.

b. Tumbuhan tidak memiliki getah yang pekat. Ya, Kenikir Sayur bukanlah tumbuhan bergetah.

c. Tumbuhan tidak berbulu atau kasar. Ya.

d. Tumbuhan tidak mengeluarkan bau yang kurang sedap. Ya, bau Kenikir Sayur meski menyengat namun terasa segar atau bisa diterima oleh alat penciuman.

e. Sering dijadikan makanan oleh binatang mamalia. Tidak diketahui.

f. Tumbuhan tidak memiliki warna yang mencolok. Kecuali bunga dan terminal percabangan, warna daun dan batang adalah hijau.

=^= Khasiat Daun Kenikir =^=

Pada daun banyak terdapat kandungan kimia saponin, flavonoid polifenol, dan minyak atsiri yang dimanfaatkan sebagai obat lemah lambung, penguat tulang dan penambah nafsu makan. Juga kaya akan kalsium dan vitamin A. Zat antioksidannya dapat mengurangi resiko penyakit kanker, bahkan mengobatinya. Sedangkan ekstrak minyaknya bisa digunakan untuk mengusir serangan nyamuk.

=^= Akar =^=

Pada akarnya terdapat hidroksieugenol dan koniferil alkohol yang berkhasiat sebagai obat penambah nafsu makan, lemah lambung, penguat lambung dan pengusir serangga.

=^= Bunga =^=

close up

Bunga majemuk, bentuk bongkol yang tumbuh di ujung batang dan ketiak daun, tangkai panjang ± 25 cm, mahkota terdiri dari 8 helai petal warna ungu atau ungu kemerahan dengan panjang ± 1 cm dan 8 daun mahkota yang berwarna hijau.

Benang sari bentuk tabung, kepala sari coklat kehitaman. Putik berambut, hijau kekuningan.

=^= Buah dan Biji =^=

buah atau biji muda

Buah tidak berdaging atau buah telanjang atau bisa dikatakan buahnya itu sekaligus sebagai bijinya. Saat masih muda berwarna hijau dan lunak yang lama kelamaan akan mengeras dan menghitam dengan bentuk laksana jarum yang ujungnya berkait seperti huruf V.

Dari bentuk bijinya, semula spesies Cosmos berada pada genus Bidens. Nama sinonimnya antara lain: Bidens berteriana, Bidens carnea, Bidens caudata, Bidens artemisiifolia subsp. caudata. Sinonim lainnya adalah biji tuaCosmos caudatus var. exaristatus dan Cosmea caudata, Karena mungkin dirasa ciri-ciri daun dan juga habitusnya berbeda jauh dengan golongan Bidens umumnya, maka Cosmos pun menjadi genus tersendiri. Dan ciri khas anggota Cosmos adalah daunnya merupakan kumpulan anak daun-anak daun yang menjari dan berbau tajam yang khas.

 

 

 

 

=^= Kegunaan =^=

  • Diet, seratnya dapat memberikan rasa kenyang lebih lama.Randa Midang Atau Kenikir

  • Meningkatkan nafsu makan, hanya dengan menjadikannya sebagai lalapan.

  • Mengatasi lemah jantung, sebagai lalapan atau membuat rebusan tehnya.

  • Mengusir serangga. Caranya beberapa helai daun ditumbuk sampai benar-benar halus, kemudian letakkan pada tempat-tempat yang banyak serangganya.

  • Mencegah penuaan dini.

  • Menghilangkan bau mulut. Caranya dengan mengunyah daun mudanya mentah-mentah.

  • Memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis, karena terdapat mineral, kalsium, dan magnesium dalam prosentase yang tinggi.

  • Menangkal radikal bebas karena zat antioksidan (flavonoidnya). Kenikir disebut sebagai agen kemopreventif. Zat artemisinin yang dikandungnya dapat membunuh sel kanker pada payudara hingga 98%.

=^= Cara Memasak =^=

Agar nutrisinya tidak rusak, perebusan atau memasaknya tidak boleh terlalu lama. Asal sudah terlihat layu, langsung diangkat. Umumnya saran perebusan semua jenis sayur tidak boleh lebih dari 5 menit. Untuk itu, air harus benar-benar mendidih, baru sayuran dimasukkan. Yang terbaik adalah mengonsumsinya secara langsung|mentah-mentah. Sebelumnya harus dicuci hingga benar-benar bersih, agar kotoran dan mungkin juga pestisida bisa hilang.

 

=^= Hama dan Penyakit =^=


close upRelatif resistan. Hanya saja pada
musim hujan mudah diserang jamur.

=^= Refugia Mikrohabitat =^=
Secara gampangnya adalah pengalih perhatian dan pengusir (repellent) serangga musuh alami tanaman budidaya, baik dengan bunganya maupun baunya. Caranya menanamnya di area tanah budidaya atau dapat juga sebagai tanaman sela.

 

=^= Polinator =^=

skipper

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s