Nephrolepis exaltata, Paku Pedang Penusuk Polutan

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Meski harganya murah, namun penampilannya tidaklah murahan. Kafe sekelas Olivier saja memajangnya sebagai penghias ruangan. Itulah Nephrolepis exaltata atau yang termasyhur dengan nama Pakis Boston|Boston Sword Fern, paku bukan asli Boston. Apalagi pakis ini mampu membersihkan udara dari polutan atau racun yang berasal dari tripleks, partikel board, karpet, furnitur, produk kertas, bahan pembersih, minyak tanah, asap rokok, dan lainnya, sehingga hasil respirasinya adalah oksigen yang sangat bersih. Kandungan minyak esensial, flavonoid, dan zat lainnya yang dilepaskan ke udara menjadi regulator yang sangat baik untuk sistem saraf sehingga bisa membantu mengatasi stres. Karena itu Tuber Laddern Fern ini cocok diletakkan pada ruang tunggu di bandara, stasiun, terminal atau ruang publik lainnya. Sayangnya di tempat-tempat seperti itu saya belum pernah menjumpainya.

Sebagai centerpiece, Wild Boston Fern tidak bisa dicampur dengan tanaman hias lainnya. Tampilannya akan sangat mempesona bila ditanam seragam dengan sejenisnya saja. Digantung, cantik. Diletakkan di atas tugu, mempesona. Dijadikan sebagai border lane, OK banget. Atau lain kreasi, vertikal garden misalnya, asal hanya Fishbone Fern saja yang ada di sana. Agar tampil kian cantik, buang atau gunting ental yang daunnya telah mengering.

Memang dibanding pakis hias jenis Platycerium, harga Pakis Kelabang ini tidaklah ada apa-apanya. Bahkan di kota-kota kecil, orang diberi pun akan menolak. Kita letakkan di pinggir halaman pun tak akan ada yang ngambil. Kalau populasinya banyak, disingkirkan. Dianggap sebagai pakis liar yang harus dieliminasi karena mengganggu tanaman hias lainnya. Namun kita harus percaya bahwa Allah menciptakan segala sesuatu itu dengan kelebihan dan kekurangannya, plus keindahannya, termasuk Pakis Boston ini. Kalau kita pandai-pandai merawat dan mensettingnya, tampilan pakis ini juga mempesona. Bahkan di luar negeri ada yang menjualnya seharga 7 dolar US. Bukan harga yang murreh … Apalagi sekarang juga sudah dikultivarkan.

Meski asalnya dari benua Amerika (Meksiko), namun sudah sangat umum kita temukan di Indonesia. Pakis Pedang Boston dikenal sebagai tanaman hias yang bandel, tahan banting, mudah beradaptasi (dapat hidup secara epifit, litofit, atau terestrial), bahkan hidupnya diabaikan hingga meliar. Berada dibawah sinar matahari langsung beberapa jam, dia toleran. Diletakkan pada tempat yang teduh, penampilannya kian memikat. Karena kebandelannya, bisa ditanam langsung pada berbagai kondisi tanah, asal kebutuhannya akan air terjaga.

 pada pot

Tinggi habitus 0,5 – 1 meter, lebar 1 – 1,5 meter, perennial (2 – 5 tahun), evergreen. Ental tegak dengan anak-anak daun tersusun menyirip tunggal dan terlihat seperti pedang. Tepi daun terlihat sedikit bergerigi.

 

Batang menjalar diatas atau di bawah permukaan tanah, warna coklat, tidak bercabang, panjang, permukan kasar dan terdapat ramenta.

pakis pedang

Memiliki perakaran serabut, merambat di bawah permukaan tanah seperti rambut. Akar berwarna coklat dan terdapat sisik/rambut-rambut.

 

/ Hama dan Penyakit \

Relatif aman dari hama dan penyakit. Hanya saja bila media atau lingkungan terlalu basah, akar dan batangnya akan membusuk. Atau mungkin shob menjumpai problema di bawah ini.

Kerak daun, tungau laba-laba merah, dan kutu kebul putih. Kutu kebul putih inilah menyerang Pakis Boston saya adalah kutu kebul putih, hanya saja serangannya tidak begitu berarti, kemungkinan tidak cocok dengan selera makanannya. Akhirnya menghilang dengan sendirinya.

Coklat daun. Disebabkan karena kekurangan air atau telat dalam penyiraman.

Daun menguning. Penyebabnya air yang terlalu keras (sadah|berkapur), cuaca ekstrim, cahaya matahari yang terlalu banyak, pengaruh zat kimiawi dan asap.

PAKIS BOSTON1

/ Perbanyakan \

Boston fern
ladder fern

Pecah rumpun (runner), spora, dan umbi akar. Pada akar terdapat bintil akar yang kian lama kian membesar menyerupai umbi. Ukurannya lebih besar dari kelereng, warnanya hijau dan kian berwarna coklat muda seiring membesarnya umbi. Satu individu biasanya mempunyai 1 – 5 umbi akar. Dapat menjadi individu baru.

/ Kemiripan Spesies \

Nephrolepis biserrata|Asian Sword Fern (biasa tumbuh pada batang palem).

/ Genus \

Nephrolepis adalah genus pakis pedang-pedangan|Sword Fern karena ental|tangkai daunnya kaku berpadu dengan anak-anak daun hingga semirip pedang. Ada yang menamakan Pakis Kelabang karena anak-anak daunnya yang banyak mirip kaki-kaki kelabang. Membernya sekitar 40 jenis. Mayoritas berupa terna epifit dan litofit pada tepi sungai, tebing, palem atau pohon, dan lain-lain. Juga dapat tumbuh secara terestrial. Batang berupa rimpang tipis menyerupai akar.

Karena tidak semua ahli biologi mengklasifikasikan organisme dengan metode yang sama, maka ada banyak perbedaan pada susunan familinya. Ada yang memasukkannya ke dalam suku Lomariopsidaceae atau Davalliaceae atau Oleandraceae atau Polypodiceae atau Dryopteridaceae, atau Nephrolepidaceae.

Secara umum Nephrolepis memilki manfaat sebagai bahan obat cacing dan kanker perut, atau sebagai bahan bangunan, atau dijadikan sayur-sayuran. Untuk Nephrolepis cordifolia bermanfaat sebagai obat disentri, infeksi saluran kemih, penurun panas atau demam, dan anti bakteri.

Beberapa membernya: Nephrolepis falcata, Nephrolepis cordifolia (Tuberous Sword Fern), Nephrolepis duffii, dan Nephrolepis cordifolia. Beberapa jenis dikenal sebagai pakis hias populer dan memiliki banyak kultivar.

rumpun

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s