Coleus rotundifolius, Umbi Jadul yang Kian Terlupakan

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pada zaman dahulu …

Kami semasa kanak-kanak sering leles atau luru apa-apa yang ada di kebun, sawah, atau ladang orang, termasuk umbi Gembili. Namun seingat saya, yang namanya Gembili itu tampilan tumbuhannya mirip Gadung. Merambat, berbulu, dan membuat gatal-gatal. Umbinya kecil-kecil lebih besar sedikit dari kelereng dan bentuknya bulat tak beraturan dengan permukaan kasar yang menggelantung bergerombol atau tunggal pada batangnya. Rasanya enak sesudah direbus. Saya suka mencarinya di kebun-kebun tetangga.

Pada zaman sekarang …

Saat saya searching di internet, ternyata yang namanya Gembili itu lain dengan Gembili yang saya kenal. Gembili (Kentang Hitam) termasuk keluarga Coleus yang masuk pada Familia Lamiaceae (suku Mint-mint-an). Nama resminya Kentang Hitam. Nama-nama daerahnya antara lain: Kentang Klici, Kumbili, Kumbili Jawa, Kambili, Kembili, Hombili, Huwi Kentang, Kentang Jawa, Obi Sola, Daun Sabrang, Sabrang, Sebrang, Kemili Batak, Hombili Melayu, Kemili, dan lain-lain. Herbanya (batang dan daun) bila kita remas akan tercium bau yang tajam.

Jawabannya …

Ada pada blog lain. Ternyata Gembili yang saya leles semasa kecil itu namanya Uwi Gembili (Dioscorea esculenta).

Kembali ke tema …

Nama Latin dari Kentang Jawe, ini berbeda-beda, meski familianya sama. Saya tidak tepi kalimempersalahkan banyaknya nama sinonim, karena memang setiap ahli botani|tanaman berbeda-beda dalam memberikan ID suatu spesies. Apalagi saat diadakan penelitian lebih lanjut akan suatu spesies, ternyata spesies satu tidak cocok dimasukkan ke dalam genus sebelumnya. Namun dengan banyaknya nama sinonim dari genus yang berbeda-beda tersebut menurut saya juga berpengaruh terhadap analisis kita secara scanning|cepat akan ciri-ciri suatu spesies. Apalagi faktor lingkungan juga berpengaruh terhadap penampilan suatu spesies. Karena itu harus ada benang merah|ciri-ciri yang tidak akan berubah dalam berbagai segala kondisi habitat.

Chinese Potato misalnya, meski tersebar di Afrika, Asia, dan Amerika Tropik, namun syarat kondisi hidupnya di negara-negara di ketiga benua ini juga berbeda-beda, sehingga tampilan habitusnya pun seakan-akan berbeda juga. Ada yang mengatakan Kentang Kembili mampu hidup pada dataran rendah sekitar 40 m dpl. Namun di dataran Amerika syarat hidupnya pada dataran tinggi > 2000 m dpl. Karena itu harus ada benang merahnya dengan melihat dari kesamaan ciri yang tidak berubah dari tumbuhan ini yang berada pada ketiga benua tersebut.

bunga close upSelain bergenus Coleus, Zulu Potato juga dimasukkan ke dalam genus Calchas, Germanea, Majana, Nepeta, Plectranthus, Solenostemon. Terbanyak nama belakang yang saya catat adalah rotundifolius dan tuberoses (umbi akar). Pada World Checklist of Selected Plant Families, Huwi Kentang bernama Latin Solenostemon rotundifolius yang merupakan pengembangan dari Plectranthus rotundifolius. Karena itu saya pun menggali-gali lebih dalam lagi mengenai tumbuhan ini. Hasilnya, menurut analisis saya, ciri-ciri dari Gombili semirip dengan Coleus scutellarioides|Jawer Kotok, karena itu saya cenderung memakai nama genus Coleus. Karena itu genus-genus lain saya masukkan ke dalam nama sinonim, meski banyak blog yang memakai Plectranthus sebagai nama spesiesnya.

> Ekologi dan Habitat <–

Berasal dari India dan Afrika Tropis dengan rentang hidup perennial (lebih dari satu tahun). Pernah menjadi tanaman budidaya andalan Batavia (Jakarta tempoe doeloe), karena kondisi tanahnya sangat cocok. Sudan Potato tumbuh maksimal pada area tepi sungai, pematang sawah, padang rumput, sabana, dan lain-lain. Toleran terhadap suhu panas. Tumbuh baik pada tanah mineral masam marjinal. Relatif resisten terhadap penyakit, namun sangat peka terhadap nematoda. Perbanyakan dengan stek atau umbi atau anakan. Pada umur 3 bulan sudah dapat dipanen dengan panjang umbi 4,8 cm, diameter 3,2 cm dan berat buah 136,7 g/5 umbi.

> Morfologi <–

terna segi empatTerna herba (tak berkayu|lunak), tegak atau setengah tegak (menjalar) dengan tinggi 40 – 100 cm. Batangnya bersegi empat yang merupakan ciri khas Coleus dan berwarna hijau.

Daun jorong berujung tumpul, hijau tua daunpada sisi atas dan hijau muda sisi bawahnya, berselang-seling, berbulu relatif jarang (tidak lebat) dengan tepi berlekuk-lekuk, panjangnya 3 – 6 cm, lebar 2 – 4 cm, pertulangan menyirip. Daun dapat dimasak atau disayur. Juga bermanfaat dalam perawatan sakit disentri.

Bunganya kecil-kecil, majemuk, berwarna ungu yang bersusun dalam tangkai bunga (malai|bulir) yang panjang. Kelopak seperti bintang, mahkota berwarna ungu gelap hingga terang berbentuk bibir.

 


Buah berbentuk bulat, ditutupi selaput buah, berwarna hijau. Biji berbentuk bulat, berukuran kecil, berwarna hitam.

> Umbi <–

Berukuran kecil-kecil, coklat, daging umbinya warna putih, diameter 2 4 cm. Akarnya serabut yang membentuk umbi karena itu disebut juga tuberosa.

> Edible Plant <–

Memang lebih dikenal sebagai tanaman pangan karena di dalam umbinya terkandung 142 k.kalori energi, protein 0,9 g, karbohidrat 37,7 g, 0,4 g lemak, kalsium 34 mg, fosfor 75 mg, vitamin B1 0,02 mg dan vitamin C 38 mg. Kandungan energi, karbohidrat, fosfor dan vitamin C-nya lebih banyak dibanding kentang dan ubi jalar.

Umbi mudanya dicampurkan pada sayur lodeh atau asem. Cara memasak umbi dewasa sebelumnya direndam dulu dalam larutan kapur, kemudian direbus, setelah itu baru dimakan. Karena diperlakukan seperti itulah, kulit permukaan kentang hitam menjadi hitam. Itu sebabnya, orang Jawa menamai tumbuhan ini dengan Kentang Ireng.

Hausa Potato yang berada pada kondisi hangat|panas akan melayu dan tidak dapat tahan lama disimpan. Namun di dataran tinggi (dingin), penyimpanan lebih mudah dan dapat tahan lama.

> Medicinal Plant <–

Kandungan kimiawinya: saponin, flavonoida, polifenol, antioksidan, fitosterol dan asam maslinat (maslinic acid).

Sebagai obat bengkak, 25 gr umbi dicuci, lalu diparut, tempel pada bagian yang bengkak, balut dengan kain bersih. Bermanfaat juga obat penyakit maag.

 unknown insect at the flower

> Kendala Budidaya <

Sebagai tanaman pangan alternatif di luar beras dan tanaman pangan biji-bijian, perhatian pemerintah sangat kurang. Apalagi masyarakat pun sudah berangsur-angsur melupakannya. Petani hanya berfokus pada tanaman padi (dan jagung), padahal Indonesia mempunyai keanekaragaman spesies pangan yang tinggi, baik invasif maupun tanaman endemik. Oleh karena itu, peningkatan swasembada pangan non beras perlu ditingkatkan dan dimasyarakatkan Pemerintah harus aktif sebagai pendorong dan juga penampung hasil panen. Apalagi umbi-umbian sangatlah cocok untuk penderita penyakit diabetes dan yang berpantang nasi (plus terigu|gandum).

> Agroforestry <

Hausa Potato dapat dibudidayakan bersama-sama tanaman lain seperti kacang tanah, ubi rambat, okra, padi-padian, jagung, atau gandum.

berkoloni dg tipe tumbuhan basah di pematang kalikoloni tumbuhan liar bertipe area terbuka

> Sinonim <–

Calchas parviflorus, Coleus rotundifolius var. nigra, Coleus dysentricus, C. pallidiflorus, Coleus rehmannii, Coleus salagensis, Coleus ternatus, C. parviflorus, C. rugosus, C. tuberosus, Germanea rotundifolia, Majana tuberosa, Nepeta madagascariensis, Plectranthus coppinii, P. rotundifolius, P. ternatus, P. coppinii, P. tuberosus, atau Solenostemon rotundifolius.

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s