Coctus speciosa, Pacing Putih nan Elok

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Coctus speciosa atau Cheilocostus speciosus atau Amomum arboreum atau Amomum hirsutum atau Banksia speciosa atau Alpinia spicata atau Costus cylindricus tergolong gudalam suku temu-temuan/rimpang-rimpangan/jahe-jahean/Zingiberaceae yang menyukai tempat lembab dan setengah teduh, seperti tepi hutan, parit, tepi jurang, tanah terlantar, saluran air alami/sungai pada ketinggian hingga 1200 m dpl. Kadang kala ada yang menanamnya di pekarangan rumah atau taman. Yah, tak mengherankan karena bunganya indah eksotik. Dikenal sebagai Wild Ginger, Spiral Ginger, Crepe Ginger, Cane Reed, atau Malay Ginger. Spesies invasif dari India (ada yang mengatakan dari Asia Tenggara). Di Indonesia dikenal dengan banyak nama sesuai bahasa dimana tumbuhan bunga putih ini tumbuh, antara lain: Tawa-Tawa, Tabar-Tabar, Tawar-Tawar, Tebu Tawar, Tampung Tawara, Tepung Tawar, Totar, Setawar, Sitawar, Poncang-Pancing, Kelacim, Lingkuwas, Lincuas, Palai Batang, Galoba Utan, Tepu Tepung, Muri-Muri, Tebe Pusa, Tehu Lopu, Tehe Tepu, Tubu-Tubu, Uga-Uga, Bunto, dan lain-lain. Pacing menjadi nama resmi dalam khasanah bahasa dan Ilmu Botani Indonesia. Nama inilah yang banyak digunakan di pulau Jawa.

Habitus –

bonggolPerdu terna (tidak berkayu), batang semu, bentuk silinder, beruas-ruas, kulit batang agak keras, bagian dalamnya kering. Batang aslinya terbenam dalam tanah dan besarnya kurang lebih sebesar ibu jari saja, warnanya kuning kecokelatan, banyak mengandung air dan mudah dipatahkan. Batang semunya dapat disayur. Bila dimasak bersama daun muda hingga terbentuk bubur dapat digunakan sebagai obat penyakit mata dengan cara dioleskan atau ditempelkan ke kelopak mata yang sakit. Apabila ditempelkan ke bagian kepala yang botak dapat bermanfaat sebagai penyubur rambut dan mencegah kerontokan. Dapat juga digunakan untuk penyakit kulit dan demam.

 

 

 

 

 

 

 

 

Daun

Tebal, berbentuk lanset atau sungsang-melancip, tangkai pendek, bulu sedikit. Susunannya melingkar|spiral (spirostik) pada batang yang menjadi ciri khasnya. Daun muda dapat disayur.

Bunga

close up

Selain indah juga harum yang tersusun dalam bongkol warna merah dengan perbungaan terminal. Mahkota putih dengan warna kemerah-merahan pada bibir tabung|terompetnya. Panjang benang sari 6 cm, ujung runcing, berwarna hijau. Putik tersembul di atas kepala sari, warnanya putih. 

bunga layu

Buah –

Tipe buah kotak berbentuk bulat telur, berwarna merah. Biji keras, kecil, diameter lebih kurang 2 mm, berwarna hitam.  Akar serabut berwarna putih atau kuning  kotor. Rimpang mengandung pati.

Buah –

Tipe buah kotak (dalam rongga) berbentuk bulat memanjang berwarna merah cerah.

Rimpang –

Bermanfaat sebagai obat penyakit kelamin sipilis, pembersih organ intim wanita setelah melahirkan, sebagai pencahar, penurun panas dan demam, kejang, asma, bronkhitis, anemia, sakit ginjal (nephtiric edema), perut busung, infeksi saluran kemih (tractus urinarius), pengerutan hati (chirosis).

Kandungan kimiawinya: senyawa diosgenin, gracilin, methyltriacontan-26-one, sitosterol, tigogenin, dan 24-hydoxynhentriacontan, selain banyak mengandung pati dan serat, senyawa racun saponin dan minyak atsiri.

Perawatan

Media tanam hanyalah tanah dengan menjaga drainasenya. Dapat juga ditambahkan pasir. Pacing sangat jarang sekali terserang hama ataupun penyakit. Mungkin hanya daunnya yang agak rawan sebagai makanan larva dan kutu daun atau belalang. Dapat diperbanyak dengan biji kering, rimpang atau kultur jaringan. Karena mudah tumbuh, terkadang dicap juga sebagai tumbuhan pengganggu.

Efek Samping

Rimpang pacing mentah beracun. Kelebihan dosis akan menimbulkan gejala muntah, mencret, pusing. Bila terjadi gangguan tersebut disarankan untuk mengunyah 6 gr kayu manis dan telan sarinya.
Wanita hamil dan penderita dengan pencernaan lemah dilarang pakai.

Genus Costus –

Jenis-jenis Costus seperti Costus megalobrachtea (Pacing Pentul), Costus rumphianus, Costus spiralis, Costus villocissimus, Costus malortieanus (Pacing hias) yang kesemuanya banyak terdapat di Indonesia, juga Costus curvibracteatus, Costus erythrophyllus plus jenis lainnya berpotensi sebagai sumber diosgenin untuk meningkatkan kualitas industri obat-obatan.

Pacing juga termasuk salah satu spesies yang dimasukkan dalam daftar pembangunan Hutan Taman Industri.

bundar

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s