Oxalis barrelieri, Belimbing Mini dengan Bunga Ungu Pucatnya yang Cantik

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Calincing (Oxalis barrelieri) atau Belimbing Bukit / Belimbing Pasir / Belimbing Tanah (Malaysia) yang berasal dari Hindia Barat dan Amerika Selatan dan Amerika Tropis ini dapat berguna mengatasi keracunan makanan. Semua member dari genus Oxalis mengandung asam oksalat, karena itulah dinamakan Oxalis.

gu1

Termasuk edible plant atau eat the weed dengan kandungan zat aktif senyawa polifenol dan saponin berkadar rendah, makanya tidak menimbulkan alergi. Namun kita perlu berhati-hati dengan daunnya. Daun Lavender Sorrel merupakan bagian tanaman yang paling berbahaya bila penggunaannya banyak dan kontinyu karena kandungan asam oksalat tersebut, apalagi bagi penderita rematik, arthritis, asam urat, batu ginjal atau hyperacidity.

Mengkonsumsi daun sebatas dalam jumlah yang wajar, masih bisa menimbulkan manfaat. Untuk mengurangi asam oksalat tersebut dapat melakukan perebusan sebelum diolah atau digunakan.

Famili Oxalidaceae (suku belimbing-belimbingan|kayu sorrel atau kayu coklat kemerah-merahan) mempunyai sekitar 900 spesies, genus Oxalis adalah yang terbesar dari famili ini. Daerah tropikal Brasil, Meksiko, dan Afrika Selatan memiliki jumlah spesies terbanyak.
Karena genus Oxalis terdiri dari puluhan jenis dengan tampilan bunga yang hampir serupa, maka kalau mengidentifikasinya hanya berdasarkan pada bunga saja akan menjadi rancu. Maka tak mengherankan juga jika nama Calincing ada dua Oxalis yang menyandang namanya, yakni Calincing 
Oxallis barrelieri – yang kita bicarakan ini, dan Calincing Oxalis corniculata. Namun saat membaca berbagai blog lain, saya yakin atau meyakinkan diri bahwa yang disebut Calincing ini adalah Oxallis barrelieri. Namun demi kehati-hatian, maka untuk selanjutnya saya akan sebut tumbuhan ini dengan nama Calincing Barrel.

Calincing Barrel katanya sudah mulai jarang dijumpai. Namun saya tidak kesulitanbunga

untuk menemukan tumbuhan ini di alam liarnya, meski jumlahnya juga tak begitu banyak atau bisa dibilang gulma yang terendah populasinya. Selain itu menurut laporan, tumbuhan liar ini sudah tersebar di benua Afrika dan Australia, termasuk Indonesia. Namun mengingat kondisi tumbuhnya yang terbatas yakni pada yang lembab dan teduh bisa juga dikatakan jika di daerah tertentu mulai jarang dijumpai.

Barrelier’s Woodsorrel berhabitus semak tegak berkayu, tinggi di bawah semeter, batangnya silinder yang halus berwarna hijau agak kecoklatan.

// Bunga \\

Mahkota ungu pucat cenderung pink dengan pangkal bunga berwarna kuning dilapisi 5 helai kelopak bunga berwarna hijau. Termasuk bunga majemuk, berbentuk terompet, tangkai malai ± 4 cm yang tumbuh di ketiak daun. Putik berjumlah 1buah, kepala sari berjumlah  5 buah berwarna kuning. Dapat berbunga sepanjang tahun.

buah bunga dan kuncup

// Buah \\

Seperti buah belimbing tapi agak bulat, bertaju 5. Buah menghasilkan biji berwarna kuning sebagai perkembangan generatifnya. Dapat dimakan segar sebagai obat darah tinggi.

// Daun \\

Daun majemuk terdiri 3 anak daun berbentuk bulat telur (trifolia), tangkai daun panjang, pinggiran daun rata.

// Akar \\

Tunggang

// Manfaat \\

Obat herbal infeksi saluran kemih, melancarkan haid, menurunkan demam, tekanan darah tinggi, meredakan flu, diare, mengobati peradangan pada ginjal, hati, dan saluran pernapasan serta  sebagai obat hepatitis kronis. Penggunaan

obat dalam caranya dengan merebus herbanya dan diminum air rebusannya, 2 x/hari. Atau resep lainnya 25 gr daun  dan batang Oxalis barrelieri  direbus dengan  2 gelas air selama 15 menit, airnya  diminum untuk  pagi dan sore.

Untuk obat luar (herba dihaluskan lalu digunakan sebagai obat balur) yang gunanya untuk mengobati luka bakar, luka sayatan, gigitan serangga, koreng, mengatasi biang keringat dan lain-lain.

pucuk

Perlu diperhatikan:

Jangan melebih dosis yang dianjurkan.

Tidak terus-menerus penggunaannya

Dilarang bagi ibu hamil

herb1

Meskipun dianggap sebagai gulma (consider as weeds) yang tumbuh di tepi jalan, tanah tak terawat, pinggir pematang (sawah, kebun, ladang) atau tempat-tempat yang teduh, namun mengingat bunganya yang cantik dan juga kegunaannya, maka tumbuhan liar ini juga layak didomestikasi.
Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Thanks to: http://www.natureloveyou

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s