Si Bolang Mandi di Sungai, Byuurrrr ….!!!!! (Sepenggal Kenangan Masa Kecil yang Akhir-akhir ini Hadir Kembali)

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Akhir-akhir ini saya tak bosan-bosannya mengagumi acara anak-anak Si Bolang. Nature education program tercerdas yang pernah saya kenal. Memperkenalkan anak-anak kepada alam dan permainan-permainan fisik khas anak-anak yang pernah saya lakukan semasa kecil. Wow, subhanallah, sepenggal kenangan dari masa kecil berupa permainan dan aneka mainan kreatif lainnya. Ada permainan egrang, lompat tali, gejlik, patil lele, grobag sodor, surigendem, dan lain-lain. Atau main lumpur di sawah sewaktu dibajak. Atau memanjat pohon untuk sekedar bermain saja, atau bergelantungan dari dahan ke dahan, atau menggelantung dengan posisi kepala di bawah, atau memetik buah-buahnya.

Atau membuat mahkota-mahkotaan dari daun nangka yang berjatuhan. Atau mobil-mobilan dan kreasi lainnya dari tangkai bunga tebu. Atau membuat wayang-wayangan dari pelepah batang dan tangkai daun pisang atau rerumputan atau tangkai daun ketela. Atau bergantian menaiki pelepah daun kelapa yang ditarik teman lainnya. Dan atau-atau lainnya.

Dan … acara terfavorit anak-anak desa yakni berenang dan main di kali untuk mencari ikan atau udang atau kepiting. Ikan dan udangnya bisa dimakan, sedangkan kepiting untuk mainan. Atau mencari dan mengamati siput-siput mungil. Ikan ditangkap dengan cara diserok pakai cikrak (serok berupa anyaman bambu) atau dengan membendung sungai yang telah surut. Belum lagi acara meleles sisa-sisa ikan di kolam atau blumbang yang telah dikuras. Wah senangnya tak terkira dapat ikan. Atau mainan favorit lainnya, yakni hujan-hujanan. Belum lagi kalau bulan purnama, anak-anak bermain beteng-betengan atau aneka mainan lainnya dengan disirami cahaya bulan. Weleh-weleh, membuat kenangan indah kita ya …

Memang semua itu merupakan mainan yang menguras keringat dan tenaga. Namun kita merasa jauh lebih sehat dibanding kondisi fisik anak-anak sekarang. Karena tubuh kita memang didesain sedemikian rupa untuk bergerak, bergerak, dan terus bergerak.

Atau belajar Fisika, Matematika, dan Kimia meski secara tidak langsung melalui permainan Egrang, Patil Lele, Dakon, Bola Bekel, Lompat Tali, membuat kapal-kapalan dari daun nangka atau daun lainnya. Dan lainnya, dan lainnya lagi, dan …

Waduh, g kuku deh saya larut dalam kenangan masa kecil. Perasaan saya terlalu antusias, hingga tak tahu apa lagi yang harus saya tulis.

Yang pasti, saya akan berusaha memperkenalkan permainan-permainan itu pada anak dan keponakan. Main di sungai sudah, main lumpur di sawah sudah, lainnya masih banyak yang belum dilakukan. Sabar ya nak, insya Allah ayah akan mengajari semua itu padamu.

Dan yang pasti juga apakah anda akan membiarkan anak-anak terjangkit wabah game semisal Pokemon Go dan racun gadget lainnya?

Silahkan direnungkan.

Dan tanggal 23Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional. Apa PR anda untuk anak-anak bangsa ini?

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s