Si Mata Biru yang Mempesona, Evolvulus glomeratus

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ternyata bunga ini masih dalam jalur Family Convolvulaceae (morning glory family). Memang pangkal mahkota yang berderet itu mirip bintang dengan jumlah 5 sudut yang merupakan ciri khas dari Genus Ipomoea. Ciri khas yang paling umum dari Family Morning Glory adalah mahkota bunganya lima helai – berlaku mayoritas, meski ada beberapa pengecualiannya – dan rajin berbunga, meski mekarnya singkat antara beberapa jam hingga sehari.

Evolvulus glomeratus asalnya dari Amerika Latin, Brazil dan Paraguay. Selain Blue Daze, juga dikenal dengan nama Hawaian Blue Eyes, Brazilian Dwarf Morning Glory. Mungkin kita terkecoh dengan Evolvulus pilosus (a.k.a. E. nuttallianus) dari America Serikat negara bagian Montana, North Dakota, Arizona, dan Texas. Saya tidak tahu apakah E. pilosus ini juga masuk ke Indonesia atau tidak.

BD1

Gimana sih menanamnya?

Gampang. Ditanam langsung di tanah bisa, malah tak perlu perawatan yang berarti. Atau sediakan pot dengan media tanah dicampur|disertakan dedaunan (boleh disobek-sobek atau dicacah), pecahan kulit telur, ampas teh, abu kayu, cacahan ranting, tahi ayam, kambing, pupuk kanndang lain dan|atau bahan organik lainnya – pilih sesukanya dan sesedianya atau dimix – sebagai cadangan pupuk agar pasokan nutrisi tetap berkelanjutan.

 Picture 034

Diletakkan dimana?

Blue Daze sangat menyukai fullsun. Pada kondisi terpapar sinar matahari, Blue Daze akan tumbuh dan kembang dengan sempurna. Blue Daze masih bisa tumbuh dan kembang pada tempat yang sedikit ternaung. Pada kebun saya, Blue Daze hanya terkena sinar antara jam 7 pagi – 1 siang atau ± 5 – 6 jam.

 bd2

Disiram berapa kali sehari?

Sebaiknya disiram setiap hari, sekali saja cukup. Meski tahan panas, namun Blue Daze tidak tahan kekeringan, utamanya jika ditanam dalam pot. Tandanya daun akan segera layu dan seakan-akan kering. Untuk itu segera siram. Tak berapa lama waktu, daun pun akan segar kembali. Selama media masih menyimpan air, tanamannya akan tetap segar. Saya pernah melihat Blue Daze yang kekeringan di musim panas karena memang tidak pernah disiram, namun tumbuh kembali pada musim penghujan. Namun karena kita tidak mau beresiko, jangan sampai lupa untuk menyiraminya.

 

Cara mengembangbiakkannya?

Meski berbunga namun saya belum pernah menjumpai buah atau bijinya atau sayanya yang kurang teliti atau tidak tahu kalau ‘kuncup’ setelah berbunga itu sebenarnya adalah buah. Apalagi lebah Lanceng juga lumayan senang mengunjunginya. Saya baca blog bule, kalau Blue Daze juga berkembang biak dengan bijinya. Namun saya belum menjumpai tunas yang tumbuh dari biji ini. Paling gampang memang dengan stek batang. Cukup potong atau gunting batang tanaman dari bagian mana saja, boleh pangkal batang, tengah atau ujungnya yang masih segar itu. Bagian ujung merupakan potongan terbaik karena prosentase tumbuhnya terbesar. Yang tercepat regenerasinya adalah bagian batang yang terdapat akar udara. Potong minimal 5 cm panjangnya dan segera tanam dalam media yang diinginkan. Jadi setiap 3 – 4 potong, segera tanam karena kalau tidak begitu prosentase keberhasilan akan semakin mengecil, mengingat sifatnya yang tidak tahan akan kekeringan|kekurangan air atau cepat layu. Siram sekedar media basah, kemudian letakkan di keteduhan. Esoknya sudah akan ketahuan batang mana yang mampu tumbuh dan tidak. Batang yang masih terlihat segar prosentase menjadi individu baru sangat tinggi.

 baby daze

Perlu pupuk nggak?

Sesekali shob boleh juga menyiram dengan susu basi, bekas air teh atau kopi. Untuk susu basi dan kopi sebaiknya campur dengan air seencer mungkin. Kalau mau memberi pupuk ya tidak terlarang, namun saya tidak pernah sekalipun memupuk tanaman saya dengan pupuk buatan. Nutrisi telah tersedia pada media saat awal menanam.

 

Kelebihan-kelebihannya …

» Tahan dan toleran terhadap hujan.

» Gampang berbunga, rajin lagi

» Mudah dikembangbiakkan

» Tak rewel perawatan, tidak butuh pemupukan atau obat-obatan. Hanya perlu rajin disiram saja.

» Bunganya cantik dengan warna biru yang mempesona serta sedikit hiasan warna putih pada pangkal helai bunga serta kepala putik dan benang sarinya.

 BDs infitation

Kekurangannya …

Memang Blue Daze gampang berbunga, rajin lagi. Namun mekarnya tidak sampai sehari atau beberapa jam saja. Siang hari sudah layu, kecuali kondisinya mendukung, yakni pagi atau sore sebelumnya sudah disiram, siang hari panasnya tidak terik. Kalau kondisinya seperti ini bunga baru layu sore hari sekitar pukul 3 – 4. Namun, kalau kita sudah cinta mati, ya gpp lah ditanam di pekarangan kita.

 DSC03779

Apa hama dan penyakitnya?

Bunga ini relatif tahan penyakit dan hama. Hama nyaris tidak ada. Biasanya jamur yang menyerang karena medianya terlalu lembab. Sedang penyakit biasanya batang menggundul. Saya belum tahu penyebabnya. Daun akan menguning, kering dan rontok sampai ujung batang hingga batang pun menjadi gundul. Namun saya tetap membiarkannya saja, karena toh tanaman masih tetap hidup. Dan biasanya saya memotong batang gundul itu dan menanamnya ke media agar menjadi individu baru. Jadi hama dan penyakit tidak menjadi masalah berarti.

 

Apa pollinatornya?

Lebah Lanceng yang paling saya temui. Mungkin angin juga sebagai polinatornya.

 BD

Variasi tanam …

Meski indah hanya dengan satu individu saja, namun Blue Daze akan lebih wah lagi bila ditanam menggerombol, baik memanjang atau membundar, sebagai pembatas maupun ground cover. Ditanam pada balkon pun oke. Menurut tips, paling spektakuler sih bila ditanam menggantung. Saya akan mencobanya, sekarang baru mensteknya. Yang sudah ada sih Blue Daze saya tanam memanjang pada bambu, sayang tumbuhnya tidak menggantung, but it’s stay beautiful. Ini tampangnya …

DSC03780

Level gulma

Very low|5%. Meski mudah berkembang biak dan tahan hama serta penyakit, namun masih mudah dikendalikan dengan cara mencabutnya atau tidak menyiraminya.

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s