Ajeran dan Kupu-kupu Biru Mungil Zizina otis

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Saya tak membayangkan diberi keberuntungan memotret kupu-kupu mungil ini. Ya karena mungilnya tentu kita kesulitan untuk mencarinya. Maka dari itu saya pun tak berusaha untuk khusus hunting kupu-kupu ini, karena bagi saya yang terpenting adalah mengabadikan kupu-kupu apa saja yang saya jumpai.

upper1Awalnya kupu-kupu mungil ini sedang berada di bawah semak-semak, tepatnya di bawah rerimbunan tumbuhan Putri Malu, oleh karenanya tidak terlihat oleh pandangan saya yang saat itu sedang berusaha memotret kupu-kupu lain yang hinggap di bunga Ajeran, di samping rumpun Mimmosa sp. Namun ‘buruan’ saya keburu kabur sebelum saya mendekat. Baru di situlah pandangan mata saya terbentur sosok mungil di rerimbunan tumbuhan Putri Malu. Olala, kupu-kupu ini sedang bertelur rupanya. Makanya tidak begitu terusik atas kehadiran saya. Saat bertelur memang saat mudah kita memotret kupu-kupu. Pada saat itu ‘keliaran’ kupu-kupu sangat jauh berkurang. Dan kupu-kupu ini pun juga tak berusaha terbang saat saya mendekat dan leluasa memotretnya.

Untitled-1 copy

Nama Binomial:

Zizina otis lampa (Lesser Grass Blue)

Nama dalam bahasa lokal atau juga Indonesianya apa ya?

Diskripsi:

Taksiran wingspan-nya hanya 1,5 – 2 cm-an. Tidak mempunyai ekor dan disc pada ujung sayap bawah. Warna sayap abu-abu dengan gurat-gurat/pola berwarna coklat muda. Sayap dalam tanpa corak sama sekali, berwarna coklat pada tepinya dilanjut dengan abu-abu dan berakhir dengan warna kebiruan pada pangkal sayap dan sebagian tubuhnya.

 ls5

upper

Model terbang:
Terbang dengan kecepatan sedang, padahal ukuran sayapnya kecil. Lebih suka terbang pada ketinggian yang rendah < 2 m. Saat hinggap sayap hanya dibentangkan pada awal hinggap saja. Beberapa detik kemudian sayap pun ditutup.

Houseplant:
Arachis pintoi, Mimosa pudica, Desmodium triflorum(Papilionaceae)

Foodplant:
Ajeran  (Bidens pilosa), Arachis pintoi, Lantana camara, Tridax Daisy

Untitled-4 copy

Level jepret:

Easy – Medium. Yang sulit adalah mencari keberadaan mereka. Mata harus jeli dan awas. Selain itu sulitnya mendapatkan momen sayap terbuka. Beberapa kali saya menjumpai kupu-kupu mungil ini, sayapnya lebih banyak terkatup. Sayap dibentangkan hanya beberapa detik saja pada awal hinggapnya, setelah itu ditutup. Jadi saat saya menghampirinya, posisi sayap sudah tertutup. Maka hasil jepretan saya pun lebih banyak tampak sayap underside.

Kemiripan spesies:

Sangat mirip dengan Pygmy Grass Blue atau dengan saudara-saudara maupun kerabatnya yang lain dari familia Lycaenidae. Namun perbedaan itu masih bisa terlacak, baik dari ‘ekor’nya, warna sayap, corak dan pola sayap, ada atau tidaknya disc/bundaran dekat ‘ekor’, dan lain-lain. Karena kemiripan spesies sangat banyak, maka saya tak membahas secara detail kemiripan dan perbedaan dengan yang lainnya. Insya Allah kalau diberikan data dan kesempatan akan ditulis pada artikel-artikel selanjutnya, aamiin. Salah satu contoh saja kemiripannya.

 spesies mirip

Zizina otis lampa dan Zizeeria maha serica (Pale Grass Blue)

Populasi:

Meski kita jarang menjumpainya, saya yakin populasinya masih dalam batas normal. Jarangnya kupu-kupu ini terlihat dikarenakan ukurannya yang kecil dan senang bersembunyi. Wallahua’lam bishshowwab.

DSC05251

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s