Ajeran dan Kupu-kupu Lemon Imigran

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kupu hijau beserta saudara-saudaranya inilah yang terbanyak menghisap nektar bunga Ajeran. Saya ingat semasa kecil di halaman depan rumah kami ada Kembang Merak, ya mereka jualah yang paling rajin bertandang. Walau sering terbang ke sana kemari, kupu ini masih relatif mudah untuk difoto. Memang pada beberapa kasus membutuhkan sedikit kesabaran untuk menjepret mereka pada jarak yang dekat.

Dari subfamily Coliadinae Genus Catopsilia ini, ada 3 jenis yang paling mudah dan umum kita temukan yakni Catopsilia pomona, Catopsilia pyranthe/ Mottled Emigrant/Imigran Burik dan Catopsilia scylla cornelia (Orange Emigrant).

Awalnya saya kesulitan membedakan 3 jenis kupu Imigran ini, terutama betinanya. Pejantan Imigran Lemon dan Burik memang masih mudah dibedakan meskipun sama-sama berwarna hijau – ada juga yang semburat kekuningan. Pada sayap Common Emigrant tak ada coraknya sama sekali/polos, tidak seperti sayap Mottled yang berbercak laksana taburan pasir (burik). Dari hampir 10 blog yang saya unduh mengenai kupu-kupu ini, semuanya tidak membuat saya puas. Apa pasal? Karena keterangan dan gambarnya saling bentrok/berbenturan atau pun tidak jelas/kabur. Ada yang namanya sama namun gambarnya berbeda. Atau gambarnya sama namun namanya berbeda. Atau gambarnya yang tidak jelas dan detail. Apalagi keterangan yang mengacu pada perbedaan kedua jenis ini juga sangat kabur. Namun, alhamdulillah saya temukan juga blog dari luar negeri – Butterflies in the Philippines – yang khusus bahas dua jenis Emigrant ini. Dengan foto-fotonya yang sangat jelas plus lengkap membuatnya menjadi ilustrasi yang pas dari Wikipedia (https://commons.wikimedia.org/wiki/Category:Catopsilia_pomona). Akhirnya tabir dari kedua kupu-kupu ini pun perlahan kian terbuka. Dan saya pun memutuskan untuk ID-nya saya mengacu pada blog ini. Namun untuk kelengkapan informasinya saya gunakan sumber-sumber lainnya. Untuk Mottled Emigrant tidak saya tulis karena tidak mempunyai fotonya selain juga tidak menjumpainya pada rerumpunan Bidens pilosa.

 

DSC04450

Nama:

Catopsilia pomona

(Lemon Emigrant/Common Emigrant/Imigran Biasa)

Sinonim: Catopsila crocale

Model terbang:
Cepat, zigzag miring maupun naik-turun. Sayapnya yang kuat membuatnya mampu menembus tiupan angin. Termasuk penerbang rendah hingga medium yakni ketinggian antara 0 hingga 5 m, karena ada pohon Akasia dan Kaliandra sebagai tumbuhan inangnya.

Tumbuhan inang larva / houseplant:
Cassia siamea
/Akasia bersama C. alata dan C. fistula, Cleome rutidosperma/Maman Ungu, anggota Genus Caesalpiniaceae dan Papilionaceae, Alstonia scholaris.

Tumbuhan pangan / foodplant / nectarine plant:
Jantan f.hilaria 1
Ajeran, Songgo Langit, Sawi Langit, Kembang Merak (Caesalpinia pulcherima), Rumput Pecut Ekor Kuda, Lanting  Landa (Lantana camara), Pagoda (Clerodendron paniculata), Ratna / Kenop (Gomphrena globosa), Bunga Kertas (Zinnia), Jatropha panduraefolia, Bougenville, Cassia siamea /Akasia, Cleome rutidosperma / Maman Ungu, Cassia alata, Cassia fistula.

Level jepret:

Easy – Medium. Naluri liarnya masih kentara dan relatif waspada terhadap kehadiran kita. Namun kalau sudah hinggap pada bunga kesukaannya, kita dapat dengan leluasa memfoto dengan jarak dekat. Begitupun saat masa istirahat atau pas mud pudding akan lebih mudah lagi kita menjepretnya.

Deskripsi: Taksiran wingspan 5 – 6 cm.

Jantan:

Ada dua bentuk/variasi. Saya tidak tahu apakah perbedaan ini termasuk subspesies ataukah hanya variasi saja. Varian pertama / form alcmeone sayapnya hijau polos – ada yang semburat kekuningan –, sedangkan varian kedua / form hilaria pada sayapnya terdapat lingkaran-lingkaran kecil dan juga ada corak semacam pita kecoklatan yang tidak begitu jelas.

Tipe alcmeone – diambil dari Flickr

Jantan f.alcmeone

Tipe hilaria

Jantan f.hilaria

Betina:

Ada 3 varian yang saya temukan. Agar jelas mengenai perbedaannya, kita amati fotonya saja ya.

Form cocrale

 

Form pomona

 

Form catilla

 

Betina form catilla ini juga bervariasi. Ada yang noktahnya lebih lebar, atau pitanya lebih lebar, atau corak sayapnya lebih tajam. Perhatikan gambar dua betina form catilla di atas.

Saya tidak tahu apakah ketiga/keempat tipe betina ini berkawin dengan jantan satu tipe saja ataukah keduanya.

Populasi:

Populasinya di alam melimpah, mendominasi pada habitat hutan sekunder maupun padang rumput. Dominansi yang tinggi tersebut dikarenakan tumbuhan inangnya masih gampang tersedia, serta food dan house plant-nya juga sangat bervariasi. Karena itu kebutuhan makanan dan kelangsungan hidup kupu-kupu Lemon ini terjamin dengan menisbikan penyebab khusus yang dapat memusnahkan mereka. Dan menurut pengamatan saya, kupu-kupu hijau ini hadir dimana-mana. Selain di habitat liarnya, kita dapat menemukannya di kebun atau taman kita.

DSC04356

Note:

  • Bila shob mempunyai keakuratan data dimohon menuliskan referensinya pada komen agar dapat dihasilkan info yang akurat dan valid, terima kasih.

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s