Kitolod, si Bintang Terang dari Betlehem

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Kenapa ya dalam pendengaran telinga kita, nama-nama dalam bahasa Inggris itu kok kedengaran keren sekali ya, walau kalau dirunut artinya atau dialih bahasakan ke bahasa kita, terkadang terasa aneh atau menurut kita nggak nyambung dengan tema atau maksudnya. Misalnya ada grup band namanya Skid Row, yang kalau ditranslate artinya kurang lebih deretan selip. Aneh kan masa grup band musik rock kok namanya Deretan Selip? Kalau nama aslinya kita sebut, kedengaran keren kan? Contoh lain Housefly – kalau di kita kan lalat ya namanya –. Tapi kalau kita terjemahkan mentahan saja kan artinya rumah terbang atau serangga rumah. Jika rumah terbang, masa rumah bisa terbang kecuali dalam film Jumanzi ya? Kalau serangga rumah, kan banyak jenisnya kan? Nama lain yang unik misalnya RIP – rest in peace – beristirahat dalam damai/tenang yang artinya sami mawon dengan meninggal. Kalau di kita kan istilahnya meninggal dengan tenang. Lha kalau kita terjemahkan ke bahasa Inggris kan jadi dead with quiet, kok g nyambung dengan RIP ya? Namun banyak juga nama dalam bahasa Inggris yang memang udah keren, nama Indonesianya pun juga keren. Salah satunya nama dari bunga ini – Star of Bethlehem –, Bintang Betlehem.
Betlehem di Palestina/Jerusalem merupakan salah satu kota yang menduduki tempat istimewa bagi umat Islam, Kristen dan Yahudi/Israil. Di sanalah tempat kelahiran salah satu nabi bagi ketiga umat ini, yakni Nabi Isa as/Jesus. Semasa kelahiran sang nabi, di atas kota Betlehem tersebut sedang terbit bintang yang sangat terang sekali, hingga mengundang ketakjuban dan rasa penasaran bagi orang-orang Majusi. Orang Majusi adalah orang-orang pintar dari Babylonia yang menyembah api. Mereka memang ahli astronomi karena mereka percaya bahwa benda-benda langit mempengaruhi hidup manusia. Dan mereka pun menempuh ribuan kilometer untuk datang ke Betlehem, menuntaskan rasa kepenasaran mereka. Tentunya ada hal yang luar biasa terjadi di sana. Mereka mempercayai bahwa posisi bintang di langit menunjukkan kejadian yang akan menimpa manusia di bumi. Dan salah satunya adalah bintang yang sangat terang di langit Betlehem. Apakah sebenarnya yang terjadi pada saat itu?
Menurut ahli astronomi modern, dengan bantuan komputer canggih dicatat ada peristiwa unik yang terjadi sekitar tahun 2 SM –masa kelahiran Nabi Isa as –. Pada waktu itu Planet Jupiter, Planet Venus dan Bintang Regulus yang merupakan bagian dari Rasi Singa/Leo berada pada posisi satu garis lurus yang disebut peristiwa konjungsi Jupiter – Venus – Regulus. Karena berada dalam konjungsi/garis lurus, maka manusia yang berada di bumi melihatnya sebagai satu bintang yang sangat terang sekali. Tentu saja pada waktu itu manusia tidak tahu tentang konjungsi ini. Mereka tahunya ada bintang yang sangat terang yang terbit di malam itu. Seberapa terangnya? Kita tahu bahwa Venus – terkenal dengan sebutan Bintang Pagi / Lintang Panjer Rina dan Bintang Sore / Lintang Panjer Sore – merupakan benda langit yang paling terang. Begitu juga dengan Planet Jupiter serta Bintang Regulus. Keduanya merupakan benda langit/planet dan bintang yang terang. Jika ‘bintang-bintang’ yang terang ini bergabung menjadi satu garis lurus maka bisa dibayangkan betapa terangnya ‘sang bintang’ ini. Dan peristiwa konjungsi ini berlangsung selama 10 bulan yang kemudian tak pernah dan tak akan pernah terjadi lagi. Hanya satu kali itu saja, seperti kelahiran Nabi Isa as yang hanya sekali saja hingga alam semesta kukut.
Lalu mengapa bunga yang di Indonesia dikenal dengan sebutan Kitolod ini disebut Star of Bethlehem ya? Apa karena warna bunganya yang putih terang dan mahkota bunganya yang berjumlah 5 dengan ujung lancip tampak seperti (gambar) bintang? Ataukah pada saat identifikasi, tanamannya diambil dari Betlehem sana ya? Atau tumbuhan ini memang benar-benar berasal dari Betlehem? Memang saat saya baca salah satu blog, tanaman ini asalnya dari Hindia Barat. Palestina adalah salah satu wilayah yang termasuk cakupannya. Kini, si Lidah Payau telah menyebar ke berbagai belahan penjuru dunia.
Di Indonesia banyak nama disematkan pada tumbuhan ini, tergantung daerahnya. Sedang di dunia internasional beberapa namanya adalah Ster van Bethlehem atau Melksterretje (Belanda), Bethlehem star, Madam fate, Star flower (Inggris), etoile de Bethléem, Lastron blanc (Perancis), Ma zui cao – China, dan sebagainya. Nama sinonimnya lumayan banyak. Bila di depannya ada nama Isotoma atau Laurentia atau nama keduanya ada longiflorum atau longiflora ya itulah Kitolod.
Termasuk tumbuhan golongan Entomogami, yakni tumbuhan yang penyerbukannya dibantu oleh serangga. Sedang penyebaran bijinya bisa tersebar secara langsung atau dibantu oleh serangga (disebut Entomokori), atau dengan aliran air – hujan, sungai, atau selokan –.


Isotoma longiflora Presl banyak dijumpai di tempat-tempat yang memiliki kelembaban tinggi, seperti sawah, tepi sungai, pinggiran selokan, semak-semak ataupun di tembok-tembok basah. Tumbuh liar di tempat lembab atau mengandung kadar air banyak. Di beberapa tempat telah menjadi gulma, meski tidak begitu mengkhawatirkan karena memang mudah disingkirkan. Meski bunganya cantik, namun tak mampu menarik minat orang untuk menjadikannya sebagai bunga hias. Namun saya tertarik men-domestikasi Sangkobak sebagai tanaman hias, karena suka sekali akan warna dan bentuk bunganya. Kalau ada orang yang menanam Paitan (bukan jamu Paitan lho ya), biasanya diambil manfaatnya sebagai obat herba.
Di Cina ribuan tahun yang lampau telah menggunakan bagian tanaman, terutama daun dan bunga Daun Korejat ini untuk menyembuhkan sakit mata sejenis katarak, tumor mata, dan mata minus atau hanya sekedar perawatan mata saja. Penyakit lain yang dapat diobati dengan Kintolo, diantaranya: luka, sakit gigi, asma, bronkhitis, radang tenggorokan, diabetes, kolestrol dan segala macam kanker. Namun perlu diperhatikan bahwa tanaman ini mempunyai kandungan racun, jadi anda harus meminta saran ahli atau baca-baca informasi lebih banyak lagi mengenai tumbuhan Daun Kendali ini.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Blog acuan:
http://dees-shop.blogspot.com/2012/10/manfaat-tanaman-kitolod.html
http://nooto.wordpress.com/
http://www.deptan.go.id
https://biologinunik.wordpress.com/
Sumber cetak: Majalah Bobo, saya sudah lupa edisinya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s