Yuk … (Ber)Vertical Garden Yuk …!!!!

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Vertical garden sekarang ini sudah berkembang sedemikian rupa dari tujuan semula yang hanya memanfaatkan bagian dari lahan yang seuplik untuk penghijauan. Atau dengan arti lain vertical garden sudah bukan lagi sekedar dinding-dinding atau media vertikal yang ditanami tanaman hidup. Ada art di sana. Ada teknologi di sana. Hotel-hotel, mall-mall, bandara-bandara atau lainnya sudah menggunakan kebun vertikal modern dan canggih yang membuat kita berdecak kagum. Namun tentunya kita tidak mungkin untuk mengikuti jejak mereka, apalagi apabila sumber finansial kita memang sangat terbatas. Namun seperti kata pepatah masih banyak jalan menuju Roma, maka kita pun cari cara lain yang mudah, murah, dan meriah. Ada banyak pilihan media yang dapat kita manfaatkan sebagai kebun vertikal, baik media kebunnya maupun media tanamnya. Apalagi kalau menggunakan barang-barang bekas yang tak terpakai atau rusak, kita juga sudah ikutan program Go Green atau Save Our Planet atau slogan-slogan yang semacam itu. Yuk kita lihat media dan barang apa saja yang dapat kita manfaatkan yang ada di sekitar kita. Tidak mengikuti pakem atau aturan pun no what-what. Suka-suka kita aja.

Pagar

Bisa dari besi, aluminium, kayu, atau bahan lainnya pun boleh-boleh saja, asal anda rela dan mau memanfaatkan pagar tersebut sebagai kebun vertikal.

Tembok

Saya memanfaatkan sela dua tembok yang saya urug dengan tanah dicampur sampah daun. Karena banyak sinar, saya pun pilih Sutra Bombay. Sayang sekali, meski termasuk tanaman yang mudah, namun Sutra Bombay harus sering ganti media tanam dan replant. Karena kalau tidak jangan harap mau berbunga banyak, selain rentan penyakit. Maka dari itu saya pun berencana menggantinya dengan bunga lain. Lain perkara kalau Sutra Bombay langsung ditanam di tanah. Banyak hara di sana.

Foto0245

Tiang dan juga Tugu

Baik paralon, kayu, bambu, marmer asli maupun hoaxnya atau semen cor, dan lain-lainnya.

Pohon

Jenis apa saja. Karena pohon merupakan makhluk hidup maka saya tak menyarankan menggunakan paku untuk menstabilkan pot. Jadi bunga-bunga yang digunakan sebagai vertikal garden adalah dari jenis anggrek-anggrekan dan fern/paku-pakuan yang cukup diikat dengan tali bekas atau rafia bekas.

Pohon buatan

Dari dahan atau ranting yang kuat. Lebih jauh dapat anda lihat di Dan si Pemalas pun Bisa Menanam Anggrek (Tips Menanam dan Merawat Anggrek bagi Si Pemalas).

Tongkat

Kayu panjang bekas apa saja seperti gagang sapu, tongkat pel, cikrak/skop sampah, atau lainnya. Boleh solo atau digabung-gabung.

Kayu

Bekas rangka atap atau yang lainnya asalkan terbuat dari kayu dengan berbagai versi bentuk seperti lonjor, bundar atau persegi atau yang sudah tak terbentuk sekalipun dapat kita gunakan, sebatang atau lebih.

Bambu

Bekas tujuh belasan – umbul-umbul, bendera, gapura, etc – atau lainnya, single atau gabungan. Bisa anda lubangi atasnya, isi dengan media, dan kemudian tanam bunganya. Atau bambu tersebut bisa dibuat rak atau yang lainnya.

Kayu Atap/Genteng – Usuk –

Bapak saya memang kreatif. Kayu rangka terbawah dari atap pun digunakan untuk mencantolkan pot-pot anggrek. Ini buktinya!!!

20150710_101118

Di atas tembok itu dapat anda letakkan pot-pot bunga. Hemat tempat kan?

Kabel

Bekas keyboard, mouse, atau kabel apa saja. Potong, kemudian ikatkan dengan kuat beberapa kabel hingga menjadi tali yang panjang. Pastikan ikatannya memang kuat agar tak lepas saat digantungi pot-pot. Setelah itu, tali atau pakukan pada dua tiang, dua tembok, atau dua pohon atau lainnya. Kabel pun siap jadi media vertikal garden. Bisa tunggal atau bertrap-trap.

Bahan

Dari barang-barang bekas, rusak, atau tak terpakai: sabut kelapa, tali rafia, botol atau gelas minuman, benda-benda plastik lain, dan lain-lain. Besar bahan menyesuaikan besarnya media. Atau manasuka, terserah andalah.

Jenis Bunga

Pilih sesuai karakternya, apakah menyukai panas atau keteduhan, batang tinggi atau pendek, dan lain-lain. Bunga-bunga yang showy dan colorful seperti Sutra Bombay, Blue Daze, Petunia, Torenia, Zephrintes, Begonia, Jengger Ayam/Celosia, Zinnia, Anyelir, Aster, Plathyodon adalah contoh yang suka panas beberapa jam. Lily Paris dan berjenis-jenis fern suka teduh. Mana suka, tinggal sesuaikan saja.

Untuk bunga tipe merambat, anda hanya membuat lubang kecil saja di lantai atau paving-an, dan biarkan akar tanaman yang bekerja dan menjalar mencari tempatnya di bawah lantai. Untuk batangnya bisa dirambatkan pada tiang rumah, kanopi, garasi atau dibuatkan tali pada tembok atau yang lainnya. Up to anda.

Caranya

Sesuai kreatif anda. Anda dapat melihat contohnya di atas atau search aja di Google, salah satunya di http://www.obengplus.com/.

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s