Sampingan

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Untuk nama …

daunDaun Asam/Jukut Calincingan (Oxalis corniculata) seringkali tertukar dengan tumbuhan Calincing (Oxalis barrelieri). Oxalis corniculata terkadang ada juga yang menyebutnya Calincing. Karena itu kita juga harus lebih teliti saat menggunakan kedua tanaman ini sebagai obat herbal, agar tidak keliru resep. Maka agar mudah membedakannya, Oxalis corniculata ini biasa disebut Semanggi Gunung atau Calincingan atau Jukut Calincingan, sedangkan Oxalis barrelieri biasa disebut Calincing atau saya menyebutnya Calincing Barrel.

Untuk morfologi …

Herbanya sangat mirip dengan Semanggi|Semanggi Air|Semanggen (Marsilea crenata). Nama Oxalis corniculata sekilas juga mirip, yakni Semanggi Gunung. Mengenai perbedaan keduanya sudah saya tulis pada artikel Marsilea crenata, Paku Air Berpayung dari Tanah Berlumpur.

Untuk namanya …

bunga-dan-kuncupNama yang pernah disandangnya (sinonim) antara lain: Oxalis acetosella, Oxalis cornculata, Oxalis javanica, dan Oxalis repens. Meski pernah menyandang nama javanica, namun tumbuhan liar ini bukan asli Jawa.

Di Indonesia dikenal dengan berbagai nama daerah seperti Mala-mala, Rempi, Cembicenan, Daun Asam Kecil Lela. Di dunia lebih dikenal dengan nama Yellow Sorrel atau Yellow Woodsorrel. Seperti anggota Familia Oxalidaceae (suku belimbing- belimbingan) lainnya, daun, batang, dan buahnya juga berasa asam. Buahnya juga seperti belimbing sayur namun berukuran sangat mini.

Untuk herbanya …

herba-menempelBatang setengah tegak, merayap, panjang 5 – 35 cm, lunak, bercabang-cabang. Akarnya tipe tunggang.

Daunnya majemuk berjari tiga, anak daun berbentuk seperti hati yang akan sama dan sebangun apabila dilipat pas di tengahnya. Dari bentuk daun inilah, Semanggi Gunung ini sering tertukar dengan Semanggi Air dari jenis paku air.

Bunga kuning mirip payung yang mencuat dari ketiak daun. Jumlahnya 2 – 8 kuntum. Diameter hanya beberapa mili saja (½ cm-an) hingga 1 cm. Termasuk bunga sempurna (hermaprodit), artinya benang sari dan putik berada dalam satu kuntum bunga.

Buah kotak lonjong yang tengahnya berceruk memanjang dengan ujungnya melincip, serupa bentuk Tugu Pahlawan Surabaya. Panjang 1 – 2 cm-an. Buah yang matang akan pecah bila tersentuh dan meledakkan bijinya kemana-mana.

Pada tempat yang subur dekat dengan sumber air dan kelembaban yang tinggi, ukuran batang, daun, bunga, buah lebih besar atau panjang. Sedangkan pada tempat yang terpapar sinar matahari, ukuran herba amat imut.

Untuk taman …

rumpunCreeping Wood Sorrel sangat mudah dijadikan sebagai tanaman penutup tanah. Di luar sifatnya yang menggulma, sebenarnya bentuk daun dan bunganya juga menarik. Karena ukurannya kecil, cocok untuk terrarium. Namun karena mudahnya berkembang biak, tumbuhan ini tidak dilirik untuk dijadikan tumbuhan hias.

Untuk habitatnya …

Dekat sumber air, pematang sawah, selokan|saluran air, rerimbunan semak, sisi jalan, lapangan rumput, tegalan, kebun, tembok|pagar, tanggul, jalan setapak di hutan, asalkan lembab dan teduh, menempel (litofit) atau pun terestrial. Biasanya berkoloni dengan tumbuh-tumbuhan bertipe habitat lembab, seperti paku-pakis, Lumut, Pilea sp., dan sebagainya. Mampu hidup pada ketinggian 8000 mdpl, yakni di Pegunungan Himalaya.

Untuk sifat kimiawi|farmakologisnya …

Kandungan asam oksalatnya yang asam dan sejuk itu dapat menurunkan panas, menetralisir racun, antibiotik, anti inflamasi, penenang, menurunkan tekanan darah. Namun dalam jumlah yang banyak bersifat racun.

Untuk herbalnya …

Untuk kategori ini saya tidak bisa mencantumkannya karena tidak tahu pasti Calincing mana yang dimaksud atau Semanggi mana yang dimaksud blog-blog referensi. Untuk itu shob dapat mengintip pada blog-blog lain yang valid. Valid di sini berarti antara informasi (tulisan), gambar, nama Latin, dan pendukungnya saling berkesesuaian.

Untuk pengendalian …

toleran-sinarKarena cepatnya tumbuh dan berkembang biak pada kebun-kebun atau pekarangan rumah meski tanpa perawatan sama sekali, maka seringnya dianggap sebagai tanaman pengganggu. Dalam jumlah yang banyak seperti pada area pertanian, biasanya dikendalikan secara kimiawi (herbisida). Bila ingin ramah lingkungan dapat dilakukan pencabutan dan pencangkulan. Atau mungkin dengan menggunakan herbisida alami dari daun Bandotan.

Untuk invasif plant-nya …
Informasi mengenai 
asalnya masih simpang siur. Ada yang mengatakan dari Eropa. Ada lagi yang berpendapat asalnya dari Hindia Barat, Amerika tropis, dan Amerika Selatan. Yang pasti, tumbuhan ini telah berinvasif ke benua Afrika, Australia, dan Asia, termasuk Indonesia.

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Oxalis corniculata, Tumbuhan Liar yang Sering Tertukar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s