Ruellia reppens, si Cantik Sekatan yang Rapuh

gu copy

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ada yang memakai Dyschoriste nagchana sebagai nama binomialnya. Tetapi mayoritas menulis Ruellia reppens sebagai nama scientifiknya. Persebarannya meliputi area yang sangat luas, mulai benua Asia (India, Sri Lanka, Vietnam, Indonesia, China, Taiwan, Malaysia dan lain-lain) dan Afrika (Uganda, Kenya, Tanzania, Transvaal, Gabon, Botswana, Zambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambique, Ethiopia, Eritrea, Burundi, Central African Republic). Persebaran yang sangat luas tersebut mungkin dikarenakan mudahnya tumbuhan liar ini berkembang biak dan beradaptasi dengan berbagai kondisi tanah maupun lingkungannya, plus cocok dengan iklim tropis, karakter-karakter khas dari Family Acanthaceae. Apalagi perkembangbiakannya selain secara generatif (biji) juga vegetatif (batang rebah atau menyentuh tanah/adventious). Bila dibudidayakan dapat juga dengan stek batang.

soliterBunga Sekatan berbentuk tabung. Walau sangat rapuh, namun termasuk attract butterfly plant. Mudah rontok bila terkena gangguan. Mekarnya pun singkat, hingga siang hari saja. Kalau ada gangguan, saat itu juga malah rontok. Saat saya mencabut tanaman ini, bunganya langsung rontok. Padahal mencabutnya juga pelan-pelan. Kalau tanaman lain mengalami perlakuan yang sama, bunganya tidak akan rontok seperti itu. Per tanaman, bunga yang mekar hanya 1 – 3 kuntum saja. Kalau ingin lebih showy, menanamnya memang harus puluhan batang. Ukuran bunga lebih kecil dibanding Ruellia sp. lainnya. Bunganya berwarna ungu sangat pucat atau lavender muda atau bahkan cenderung pink. Petal sisi bawah mempunyai dua garis mirip ujung garpu berwarna putih yang dilingkupi warna pink di tepinya yang menurun dari sisi atas atau dari dalam tabung bunga. Bila berada pada area yang terkena sinar langsung, warna bunga akan semakin ungu, bila di tempat ternaung warna lebih pucat.


Tumbuh secara soliter. Batangnya selain lebih ramping juga lebih pendek dan merebah/menjalar atau
herba bersemak dengan panjang bisa mencapai 50 cm. Tingginya sih di bawah 15 cm. Susunan daun opposite (berselang-seling), bentuknya cenderung lonjong (elips) dan disukai ulat dari kupu-kupu Pansy Merak (Junonia almana), Pansy Coklat (Junonia hedonia), dan Pygmy Rumput Biru (Zizula hylax pygmaea).

Kayaknya sih nggak tahan panas yang menyengat. Saya menemukannya di tempat-tempat yang agak ternaung, seperti di bawah pohon, di balik tembok, dan tempat-tempat yang agak lembab. Namun ada yang menulis kalau bunga liar ini bertipe full sun, seperti, padang rumput, sisi jalan, atau bisa dijumpai juga di perkampungan dan area lainnya. Meski liar, saya jarang menemukannya. Hanya pada beberapa spot saja atau dengan kata lain persebarannya tidak terlalu luas.

Secara morfologi, Creeping Ruellia lebih mirip dengan kerabatnya dari familia Asystasia yang sama-sama member Family Acanthaceae dibanding dengan sesama Ruellia lainnya. Tapi nyatanya para pakar memasukkannya ke dalam genus Ruellia, yah … kita manut wae …

:: Sinonims ::

Calophanes depressus, Calophanes fasciculiflora, Calophanes nagchana, Calophanes perrottetii, Dipteracanthus nagchana, Dyschoriste depressa, Dyschoriste mysorensis, Dyschoriste perrottetii, Justicia mysorensis,

Justicia mysorensis, Linostylis fasciculiflora, Linostylis ovata, Ruellia cernua,

Ruellia commutata, Ruellia nagchana, Ruellia neglecta, Ruellia setigera.

bunga tampak samping

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s