Dan si Pemalas pun Bisa Menanam Anggrek Epifit … (Tips Menanam dan Merawat Anggrek bagi Si Pemalas)

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Para BPGers …

Ada seorang pecinta lingkungan yang menemukan anggrek tebu yang sudah langka di habitatnya. Maksud hatinya sih baik, yakni menyelamatkan bunga langka ini dari nasib tragis lebih lanjut. Namun ternyata di tangannya si anggrek tebu ini justru lebih tragis lagi nasibnya. 4 dari 8 pot anggrek tebu yang ditanamnya mengalami kematian. Ternyata dia menanamnya di pot tanah. Walaupun dia salah nanam dalam medianya, namun dugaan saya bukan itu penyebabnya, melainkan metode dan langkah perlakuan yang salahlah sebagai penyebab kematian si anggrek. Tidak mengetahui karakteristik dari si anggrek memang menjadi penyebab terbesar pomeo merawat anggrek itu sulit. Telah beredar kabar yang tak sedap tentang si cantik ini. Banyak keluhan mengenai sulitnya memelihara anggrek, hingga kita yang dengar atau baca pun jadi ogah menanam anggrek, termasuk saya dulunya. Keluhan dan kabar tak sedap ini disebabkan oleh kita sendiri yang tak begitu paham akan anggrek, kemudian mencoba-coba menanamnya. Dan ternyata … tidak berhasil. Celakanya kita pun gembar-gembor dari mulut ke mulut atau mempublikasikan ‘kekecewaan’ kita dan mengatakan kalau anggrek itu sulit dipelihara. Kasihan sekali si cantik yang innocent ini menjadi kambing hitam atas kebodohan kita sendiri. Maka dari itu saya mencoba menghilangkan atau mengurangi kabar-kabar negatif tersebut dengan menulis tips tentang menanam dan memelihara anggrek. Saya berusaha mempermudah atau menyederhanakan aturan-aturan yang rumit tentang merawat anggrek, hingga impian menghiasi taman dengan bunga yang sangat mempesona ini bisa terwujud, aamiin.

Sebenarnya anggrek adalah bunga yang gampang dipelihara, meski memerlukan waktu yang lebih lama dibanding bunga-bunga hias lainnya dalam hal pertumbuhan dan pembungaannya, karena Allah sebagai Maha Pencipta memang menghendaki yang demikian itu. Saking mudahnya, seorang pemalas pun bisa menanam anggrek, apalagi bagi yang mau meluangkan waktunya. Tidak seperti tanaman lainnya, mayoritas anggrek tak membutuhkan media untuk hidup, kecuali anggrek tanah – beberapa jenis anggrek terestrial bahkan mampu hidup di luar medianya –. Dengan jumlah jenisnya yang sangat besar, membuat kita mempunyai banyak pilihan yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan atau keinginan. Apalagi jenis anggrek silangan/hybrid juga tak kalah banyaknya, pun cantik-cantik. Namun karena setiap tempat mempunyai jenis-jenis anggrek yang berbeda, maka kita pun harus pandai-pandai memilih anggrek yang sesuai dengan kondisi tempat tinggal kita. Jenis anggrek yang tumbuh di dataran dingin tentu berbeda dengan yang di daerah panas. Meskipun sekarang sudah jaman canggih, dalam artian kita dapat memilih jenis anggrek apapun yang kita senangi terlepas dari asal tempat tumbuhnya dengan cara memanipulasi kondisi lingkungan yang sesuai dengan habitat si anggrek, namun hal itu memerlukan pengetahuan dan juga perawatan yang tak mudah. Padahal tips ini ditujukan kepada para pemula, utamanya pemalas. Maka aturan-aturan yang njelimet dan rumit tersebut kita tinggalkan. Kuncinya hanyalah pada pintar-pintarnya kita memilih jenis anggrek apa yang cocok tumbuh di lingkungan kita. Silahkan anda ikuti tips di bawah ini, insya Allah pesona taman anda dengan kehadiran bunga-bunga anggrek yang cantik akan terwujud. Apa bisa? Yakinlah pasti bisa. Syaratnya harus langsung diaplikasikan, tidak boleh hanya sekedar coba-coba saja.

Tips menanam anggrek bagi si pemalas ini saya ambil dari berbagai sumber. Ide-ide mereka yang menurut saya cocok dipadu-padankan dengan ide-ide saya, pengalaman, dan juga pengamatan. Jadilah suatu adonan tips seperti di bawah ini. Mungkin saja bukan the best, karena pengetahuan saya memang masih sangat minim. Namun setidaknya saya menumbuhkan kepercayaan kepada anda supaya tak takut untuk menanam anggrek.

Saya juga berusaha memanfaatkan dan memaksimalkan apa-apa yang sudah ada, baik barang-barang yang sudah tidak terpakai lagi atau juga barang-barang yang sudah rusak yang masih bisa digunakan kembali. Nah kalau anda bertanya mengapa saya menggunakan bahan ini kok tidak bahan yang itu, ya itu tadi saya berusaha mengaplikasikan program go green dengan cara reuse atau remake atau recycle apa-apa yang sudah ada.

Lets … go …

JENIS ANGGREK

Semua jenis Dendrobium – sesuaikan dengan keadaan lingkungan kita

dendro1fixed

Dendro Pink Kriting n Merpati yang tahan panas, tahan kering, dan tanpa perawatan berarti

Dendro Pink Kriting n Merpati yang tahan panas, tahan kering, dan tanpa perawatan berarti

Anggrek berakar besar seperti Scorpion, Asem, dan lain-lain

A. Asem, punya akar udara yang bersize besar

A. Asem, punya akar udara yang bersize besar

Anggrek lain yang banyak ditanam di lingkungan sekitar – menyelaraskan

Golden Shower, banyak anakan, relatif bebas hama dan penyakit

Golden Shower, banyak anakan, relatif bebas hama dan penyakit

ASAL ANGGREK

♣ Dari tetangga sekitar sangat direkomendasikan – sebab sudah beradaptasi dengan baik – atau dari pecinta anggrek yang dapat kita beli atau barter. Hindari MEMBELI DI KIOS BUNGA ATAU NURSERY, APALAGI TUKANG BUNGA KELILING!!!!!

♣ Pilih yang sudah berakar atau menempel erat di medianya

BAHAN-BAHAN

  1. Pohon – apa saja bisa, atau …
  2. Potongan kayu/dahan atau lempengan kayu – ukuran dan panjang bebas, usahakan jenis kayu yang tidak cepat lapuk dan banyak rekahannya
  3. Pot atau wadah apapun yang tak terpakai – sebagai tempat berdirinya pohon palsu
  4. Kerikil/batu kecil atau pasir atau tanah – bisa diganti adonan semen
  5. Kranjang nasi plastik berlubang-lubang/bolong-bolong bekas 23kenduri atau hantaran – di Kediri biasa disebut marang, renggong, wakul plastik, atau sebutan lainnya menurut bahasa anda masing-masing

Pilihan lainnya

Manfaatkan potongan kayu atau bambu yang tak terpakai

Manfaatkan potongan kayu atau bambu yang tak terpakai

  1. Pecahan genteng
  2. Pecahan bata
  3. Sabut kelapa – rendam selama 2 minggu atau 2 hari bila dicampur tawas. Kalau mau cepat, hilangkan dulu kulit terluar sabut. Perlakuan ini untuk menghilangkan zat-zat kimia yang menghambat bahkan mematikan anggrek
  4. Tali – rafia, plastik, dan lain-lain
  5. Pot bunga bekas atau wadah lainnya, bila tak punya marang – buat lubang/bolongan sebanyak-banyaknya di seputar sisinya. Tambahkan juga untuk sisi bawah bila perlu. Agar wadah plastik tidak pecah, lubangi dengan potongan besi atau obeng atau lainnya yang telah dipanaskan

MEDIA POHON PALSU

♣   Bungkus pangkal bawah dengan kantong plastik/kresek rusak berlapis-lapis agar terhindar dari serangan rayap atau serangga. Tanam di tanah. Cara lainnya …

♣   Masukkan potongan kayu ke dalam wadah, isi dengan kerikil, Dendrobiumkingianum22pasir, tanah atau adonan semen atau bahan lainnya – terpenting kayu dapat berdiri kokoh dan tidak mudah ambruk –, lalu letakkan ditempat yang disenangi anggrek

WADAH ‘MARANG’

Kelebihan: lubang yang banyak di semua sisi akan membuat lancar sirkulasi udara juga air yang berlebih hingga tak akan membuat akar, batang, atau daun anggrek menjadi busuk meskipun diguyur hujan setiap hari. Kekurangannya: mudah rusak. Agar lebih tahan lama tumpuk 2 hingga 3 keranjang jadi satu.

Kalau anda mau dapat menggunakan yang seperti ini – atau keranjang sampah, namun saya belum pernah mempraktekkannya

Keranjang AnggrekKelebihannya: Kelembaban terjaga selalu terjaga. Satu keranjang dapat berisi beberapa batang/tanaman anggrek.

Kekurangan: Perlu biaya dan jumlah media yang banyak. Anda harus mengisi pecahan bata/genteng atau campurannya dengan jumlah banyak, baru kemudian sabut kelapa pada lapis teratas.

CARA MENANAM

Untuk Pohon (dan Pohon Palsu)

♣   Diikat

Dendro Ungu pada pohon rambutan

Dendro Ungu pada pohon rambutan

♣   Diletakkan atau digeletakkan begitu saja pada dahan atau celah-celah pohon

Picture 033

♣   Digantung dengan tali – untuk anggrek berakar besar atau berakar udara

aerides houlletiana 4Boleh juga dibebat dengan tali dari serabut kelapa hingga semua anggrek habis tertutup tali

Untuk Marang/Wadah Lain

Tanam seperti biasa. Pecahan genteng/bata atau campurannya diletakkan di bawah sabut kelapa

WAKTU MENANAM

Tanam di musim penghujan agar tak repot menyiram

PENEMPATAN MEDIA

Pohon dan Pohon Palsu

Tanam pada tempat yang sesuai dengan karakter anggrek

Pohon Palsu dalam Wadah

Dapat dipindah-pindah. Anda dapat mensiasatinya dengan cara meletakkan pada tempat yang disenangi anggrek. Bila sudah berkuncup, pot dapat anda pindah ke mana saja sesuai keinginan.

Wadah Marang/Pot

Letakkan pada tempat yang tinggi, bisa digantung di pagar, pohon, atau batang kayu yang diletakkan horizontal/melintang seperti palang. Terpenting sirkulasi udara lancar. Perhatikan juga intensitas cahaya apakah sesuai dengan kesenangan si anggrek.

Memanfaatkan pagar

Memanfaatkan pagar

Palang kayu saya gantungi anggrek dengan media sabut kelapa – ikut-ikutan nursery dari Thailand sono

Palang kayu saya gantungi anggrek dengan media sabut kelapa – ikut-ikutan nursery dari Thailand sono

KEBUTUHAN AIR

Berasal dari air hujan jadi kita tak perlu menyiram. Kebutuhan air juga didapat dari uap, embun, air glutasi, hujan, atau kabut. Terpenting kelembaban terjaga .

Kalau di musim panas sediakan wadah air, misalnya …

images45

Masukkan 1 ekor ikan cupang/betta agar tak menjadi sarang nyamuk

 Tempayan berisi pot melati air yang berlubang di sisi bawah saya sumbat dengan plastik agar tak bocor dan saya tempelkan anggrek dendro serta scorpion - untuk ujicoba

Tempayan berisi pot melati air yang berlubang di sisi bawah saya sumbat dengan plastik agar tak bocor dan saya tempelkan anggrek dendro serta scorpion – untuk ujicoba

KEBUTUHAN CAHAYA

Mayoritas anggrek menyukai tempat teduh. Anda dapat menggunakan pohon peneduh sekaligus sebagai media – dapat juga menggunakan paranet –. Untuk anggrek Dendro lebih menyukai sinar yang banyak, ± 60 – 90%, bahkan ada yang meletakkannya di tempat yang terkena full sun.

KEBUTUHAN PUPUK

Nutrisi berasal dari debu, kotoran burung atau hewan pohon – termasuk air seninya –, juga dedaunan dan ranting yang terperangkap. Maka dari itu anda dapat memasukkan cacahan ranting, dedaunan, dan kotoran hewan – boleh tahi ayam, kambing, sapi, kerbau, kuda, dan lain-lain yang telah jadi – pada wadah anggrek. Untuk kotoran sebaiknya dibungkus dengan kain bekas agar tidak berhamburan dan anggrek pun akan selalu terpenuhi nutrisinya. Kalau tidak mau ribet anda dapat memakai pupuk pabrik butiran, sebar di atas media. Pupuk butiran dapat digunakan dalam jangka waktu yang sangat lama/slow rilis, hingga kita pun tak perlu repot-repot memupuk.

HAMA DAN PENYAKIT

Alhamdulillah tidak ada hama dan penyakit berarti yang menyerang anggrek-anggrek saya. Pernah sih ada serangan kutu putih, namun tak bertahan lama – mungkin memang bukan makanannya kali ya –. Ada juga belalang nakal yang suka memakan daun berjenis lebar. Picture 029Kalau yang ini belalangnya saya tangkap dan dilemparkan ke sarang laba-laba. So, saya tidak bisa berkomentar banyak tentang masalah hama dan penyakit.

PEMBUNGAAN

Saya mengikuti siklus alamiahnya. Tidak menggunakan obat-obat perangsang pembungaan. Saya hanya yakin suatu saat anggrek saya pasti berbunga. Di pohon mangga rumah tetangga yang bertahun-tahun tak berpenghuni, mekar Dendro Pink Keriting padahal tak ada orang yang merawatnya.

Picture 023

Banyak cara untuk mempercepat pembungaan. Kalau mau, anda dapat mengikuti cara yang dilakukan oleh mereka. Ny. Mufidah Yusuf Kalla misalnya, memakai cara stress suhu. Anggrek koleksi beliau yang ditanam di Jakarta sementara waktu diungsikan ke tempat yang lebih dingin. Bila sudah berkuncup, anggrek tersebut dibawa kembali ke Jakarta. Meski saya ada yang tertarik salah satu merk yang dapat mempercepat pembungaan, namun untuk saat ini saya menahan diri dahulu. Tidak etis rasanya saya menulis tips ini namun saya tak mempraktekkannya.

CATATAN:

  1. Meski pemalas, anda harus punya niat untuk menanam dan memelihara anggrek.
  2. Anggrek tidak berasal dari alam / cabutan.
  3. Kalau anda memang tak punya banyak waktu, titipkan ke pecinta anggrek, bila akan berbunga anda dapat membawanya ke rumah anda. Bila musim bunga sudah lewat, anda dapat membawanya kembali ke tempat titipan. Imbalannya? Ya itu terserah kesepakatannya.
  4. Sekali-kali tengoklah keadaan anggrek anda, sirami bila sempat, atau perlakukan dan rawat dengan sungguh-sungguh. Saya yakin – insya Allah – bila anggrek anda sudah mengeluarkanya bunganya, anda pasti akan lebih memperhatikan dan menyayangi mereka.
  5. Anggrek adalah makhluk hidup, meski tidak berakal seperti hewan, namun mereka juga punya naluri untuk membalas budi kebaikan yang kita berikan dengan cara mengeluarkan bunganya yang cantik. Bila tidak berbunga, mungkin penempatan lokasi penanaman anda salah. Anggrek yang teduh ditaruh di tempat yang terkena sinar matahari, atau sebaliknya.
  6. Jangan segan-segan mengadakan percobaan di luar aturan atau kebiasaan penganggrek yang telah ada, siapa tahu anda akan mendapatkan cara jitu yang lebih baik dibanding mereka.
  7. Rajin-rajin browsing dan cari informasi tentang anggrek melalui sumber mana pun. Cermati tempat tinggal si penulis. Tinggalkan tulisan-tulisan yang njelimet yang membuat anda pusing. Suatu saat bila pengetahuan anda telah memadai, anda bebas membaca milis apa saja yang membicarakan tentang anggrek.
  8. Mungkin saja cara-cara di atas ada yang terlewat, untuk itu akan saya tambahkan di kolom comment, atau anda punya cara-cara lain? Mari berbagi.
  9. Yang saya maksud pemalas di atas yakni: orang yang menuntut ilmu dan atau mencari nafkah di luar tempat tinggalnya, orang yang pernah ‘kecewa’ terhadap anggrek, juga orang yang memang malas, bahkan dengan dosis parah.
  10. Penulis tinggal di Kediri, daerah panas yang dikelilingi dua gunung. Dan saya sudah meninggalkan type pecinta anggrek yang pemalas. Perlakuannya sih sama dengan yang saya tulis di atas, hanya beda dalam penyiraman dan perhatian kepada anggrek. Just that.

Cerminan ideal tulisan saya di atas.

5130fb10-aa00-4e3e-96df-2b86ca2ba9b3

Barakallah

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Foto-foto ada yang diambil dari:

http://www.rumahku.com/

http://archive.kaskus.co.id/

Arsip, tak diketahui lagi sumbernya


Iklan

  1. Ping balik: Anggrek, Bunga Cantik yang Tersohor Rewel, Padahal Sebenarnya bukan Termasuk Bunga yang Sulit Dipelihara « bluepurplegarden

  2. Ping balik: Duh … Orkid Q pun Rest in Peace, Innalillahi … « bluepurplegarden


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s