Tips Hunting Bunga Liar dan Resiko-resikonya

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

TIPS HUNTING BUNGA LIAR

1. Kemana pun anda pergi bawa selalu: cutter/pisau tajam/cetok/sekop tangan, kantong plastik/kresek. Kalau nggak repot bawa juga kaleng/timba dan botol isi air. Timba lebih baik dibanding kresek atau plastik karena tumbuhan bisa terhindar dari himpitan, angin, dan sebagainya. Sedang guna air untuk menyiram tanah agar mudah diambil – khusus untuk tanah kering atau keras.
2. Rencanakan lokasi hunting apakah di pinggir-pinggir jalan, pematang sawah, ladang, kebun, tanah tak terurus, tanah lapang, tembok atau pagar ataukah kombinasi, kemudian lakukan hunting sesuai rencana.
3. Identifikasi bunga yang akan kita ambil mengenai perkembang-biakannya apakah melalui biji, daun, umbi, rhizoma/anakan ataukah batangnya. Meski tanaman yang kita temui mungkin ada yang meranggas, bila masih terdapat bijinya, ambil saja, siapa tahu bunganya benar-benar cantik. Apabila perlu dapat diambil tindakan pencongkelan atau pencabutan, usahakan ada sedikit tanah atau media yang menempel, usahakan juga akar tidak rusak terlalu banyak.
4. Usahakan mengambil tumbuhannya di sore hari, karena kondisi cuaca lebih bersahabat / tanaman tidak akan cepat kering. Namun saya jarang melakukannya karena berbagai alasan.
5. Ingat-ingatlah posisi tumbuhan tersebut, apakah tempatnya lembab/kering, intensitas cahaya mataharinya bagaimana (teduh, lebih banyak sinar matahari pagi ataukah sore hari, ataukah sunfull), dan lain-lain. Hal ini penting dilakukan apabila anda menginginkan pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan yang akan kita domestikasi itu dapat optimal. Saat di rumah, usahakan keadaannya sama dengan di alam liarnya.
6. Letakkan dalam kaleng/timba agar tidak mudah rusak, kalau bisa perciki dengan air. Hindari kena angin atau sinar matahari selama perjalanan agar tak cepat layu. Dapat juga anda bungkus dengan koran basah.
7. Segera tanam di pot dan taruh di tempat yang teduh (jangan sampai kena sinar matahari). Jika diperkirakan sudah beradaptasi yang ditandai keadaannya yang sudah pulih, segar bugar atau minimal sudah satu minggu, pindahkan ke tempat sesuai habitatnya. Mayoritas keluarga Astereacea memerlukan sinar matahari yang banyak. Jika kebalik, tanaman akan berbunga sedikit bahkan tidak berbunga sama sekali, serta gampang diserang penyakit.
8. Bandingkan jenis bunga sama yang terletak pada lokasi lain, apakah di tempat tersebut tanamannya lebih bagus, lebih besar, dan lain-lain dibanding bunga sebelumnya. Walaupun tidak dapat dijadikan patokan 100%, namun dari sini anda dapat mengira-ngira atau membayangkan bagaimana cara anda merawat bunga liar tersebut di rumah.
9. Ulangi rute lokasi hunting anda seminggu sekali atau terserah anda, karena siapa tahu sebelumnya ada bunga yang terluput atau belum mekar.

DSC04952

RESIKO LELES / HUNTING GRATIS BUNGA LIAR

Segala sesuatu yang kita lakukan, semuanya pasti mengandung resikonya masing-masing, baik dalam prosentase kecil maupun besar, positif pun negatifnya. Yang jelas sisi positif dari leles adalah kita mendapatkan bunga yang cantik-cantik yang dapat kita tanam di halaman atau taman-taman kita. Namun resiko negatifnya juga banyak. Namun kayaknya resiko negatif ini tak akan kita rasakan, karena kita memang berniat menanggung segala resikonya kan …?. Apalagi kalau tanaman yang kita bawa tersebut memekarkan bunganya … wah … kita tak akan kapok-kapok berburu bunga lagi dengan … GRATIS atau LELES. Resiko apa yang akan kita dapatkan saat berburu bunga liar? Nih di antaranya …

  1. Resiko pertama dan paling banyak terjadi adalah GATAL. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Ada bagian tanaman tersebut beracun – mis: daun, batang, akar, dan sebagainya; atau karena ada hama / penyakit pada tanaman – mis: kutu, ulat, dan sebagainya; atau karena faktor lingkungan di sekitar bunga – mis: digigit nyamuk, air kotor, dan sebagainya

  2. Capek – weleh … weleh …

  3. Bertemu binatang-binatang berbisa atau liar, seperti ular, lebah dan tawon, kalajengking, katak yang bikin bergidik, dan sebagainya. Terkadang hewan-hewan tersebut membikin kita trauma dengan menggigit atau meng-entup.

  4. Disemprot orang. Ini sih kitanya yang keterlaluan karena hantam kromo saja. Bunga di ladang atau di kebun orang kita sasak saja tanpa kulonuwun atau permisi sebelumnya.

  5. Jatuh atau terpeleset

  6. Basah atau kotor

  7. Dan lain-lain yang sifatnya relatif.

DSC04324

GOOD HUNTING, BARAKALLAH!!!!

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Iklan

  1. Ping balik: 1 Bunga Ungu Liar, 1 Pohon Bunga, 1 Pohon Buah, 1 Juta Pohon, dan 1 Milyar Pohon « bluepurplegarden

    • Maaf saya baru blj blog, jadi ini saya g tahu siapa yg kirim ping balik. Cara nampilin komen di blog saya jg belum tahu. Ada tulisan […] Order: tumbuhan IDR 3K […] namun pengirimnya tidak ada namanya, mungkin saja saya yg gak tahu caranya ya.. maaf sekali lagi. Ut bunga bandotan yg dijual adl yg tumbuh liar di Ind sini bukan yg warna-warni itu ada di barat saja … coba anda cari dulu … maaf ya …

      Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s